Selama empat dekade, Orang-Orang Suci Zaman Akhir di Prancis hidup dengan pengetahuan bahwa bait suci terdekat berjarak ratusan mil. Bait Suci Swiss di Zollikofen, yang didedikasikan pada tahun 1955, adalah yang terdekat, tetapi untuk mencapainya diperlukan perjalanan panjang melintasi perbatasan internasional — kesulitan khusus bagi anggota Prancis dengan sumber daya terbatas. Seiring Gereja tumbuh di Prancis sepanjang tahun 1960-an dan 1970-an, kerinduan akan rumah Tuhan di tanah Prancis menjadi aspirasi rohani yang menentukan bagi masyarakat. Kesamaan dengan kisah alkitabiah tentang anak-anak Israel tidak hilang dari anggota Prancis. Mereka berbicara secara terbuka tentang "empat puluh tahun mereka di padang belantara," sebuah frasa yang menangkap baik lamanya penantian maupun disiplin rohani yang dibutuhkannya. Bagi keluarga yang menabung selama bertahun-tahun untuk membiayai satu perjalanan ke Bait Suci Swiss, impian akan bait suci Prancis lebih dari sekadar kenyamanan — itu adalah masalah identitas dan kepemilikan rohani. Ketika bait suci akhirnya diumumkan pada tahun 1998, perjalanan menuju realisasi jauh dari mulus. Menemukan lokasi yang cocok di dekat Paris terbukti sangat sulit di negara di mana sekularisme (laïcité) adalah prinsip konstitusional dan bangunan keagamaan menghadapi pengawasan ketat. Lokasi yang dipilih — Le Chesnay, sebuah komune yang berdekatan dengan Istana Versailles — awalnya mendapat perlawanan dari pejabat dan penduduk setempat yang tidak terbiasa dengan agama tersebut. Titik balik terjadi selama proses peninjauan dewan kota. Presentasi Gereja tentang kepercayaan dan praktiknya membuat anggota dewan terkesan, dengan satu orang dilaporkan berkomentar bahwa itu adalah "gereja yang paling dekat dengan gereja Yesus Kristus yang pernah kami dengar." Walikota Le Chesnay akhirnya menjadi pendukung, dan bait suci disetujui. Ketika Bait Suci Paris Prancis didedikasikan pada tanggal 21 Mei 2017, perjalanan empat puluh tahun di padang belantara para Orang Suci Prancis mencapai tanah perjanjian mereka.
Detail Utama
- Masa Tunggu 40+ tahun (Bait Suci Swiss 1955 hingga Paris 2017)
- Bait Suci Terdekat Sebelum Paris Bait Suci Bern Swiss (~500 km)
- Diumumkan 1998
- Lokasi Le Chesnay, bersebelahan dengan Versailles
- Didedikasikan 21 Mei 2017
Timeline
Bait Suci Swiss Didedikasikan
Bait Suci Swiss di Zollikofen menjadi bait suci terdekat bagi Orang Suci Prancis, yang membutuhkan perjalanan lintas batas.
MilestoneEmpat Puluh Tahun Menunggu
Seiring Gereja tumbuh di Prancis, para anggota melakukan ziarah panjang ke Bait Suci Swiss sambil berdoa untuk sebuah bait suci Prancis.
EventBait Suci Paris Diumumkan
Gereja mengumumkan rencana untuk sebuah bait suci di dekat Paris, mengakhiri penantian selama beberapa dekade.
component.timeline.announcementSitus Le Chesnay Disetujui
Setelah bertahun-tahun mencari lokasi dan peninjauan publik, komune Le Chesnay menyetujui bait suci, yang berdekatan dengan Versailles.
MilestoneBait Suci Didedikasikan
Bait Suci Paris Prancis didedikasikan, mengakhiri 'empat puluh tahun di padang belantara' bagi Orang-Orang Suci Zaman Akhir Prancis.
DedicationSources & Research
Every fact on Temples.org is backed by verified Sources & Research. Each piece of information is rated by source tier and confidence level.
View All Sources (2)
| Field | Source | Tier | Retrieved |
|---|---|---|---|
| Dedication Coverage | Church Newsroom (opens in a new tab) | A | 2026-02-16 |
| Temple Details | ChurchofJesusChristTemples.org (opens in a new tab) | C | 2026-02-16 |