Langsung ke konten utama
Tiga Agama di Bukit Bait Suci
Location

Tiga Agama di Bukit Bait Suci

Menelusuri evolusi sejarah dramatis dari salah satu situs suci yang paling diperebutkan dan sangat dihormati di dunia.

Bukit Bait Suci di Yerusalem berdiri unik sebagai pusat signifikansi sakral yang mendalam bagi tiga agama besar dunia: Yudaisme, Kristen, dan Islam. Sejarahnya adalah permadani dramatis dari pembangunan, penodaan, dan pentahbisan kembali yang membentang lebih dari tiga milenium. Bagi Yudaisme, itu adalah Har HaBayit, situs paling suci di dunia. Ini adalah lokasi Batu Fondasi tempat tradisi menyatakan dunia diciptakan, Abraham bersiap untuk mengorbankan Ishak, dan tempat Bait Suci Pertama Salomo dan Bait Suci Kedua Herodes berdiri hingga kehancuran masing-masing pada 586 SM dan 70 M. Setelah perang Yahudi-Romawi, situs itu hancur sebelum bangsa Romawi membangun kuil untuk Jupiter Capitolinus di atas jejak suci. Berabad-abad kemudian, selama era Bizantium, Kekristenan sebagian besar mengabaikan Bukit Bait Suci, meninggalkannya sebagai tempat pembuangan sampah yang sunyi, mengarahkan penghormatan sebagai gantinya ke Gereja Makam Suci. Pergeseran dramatis ini mencerminkan perspektif teologis Kristen awal bahwa kehancuran Bait Suci melambangkan fajar perjanjian baru. Namun, nasib situs itu bergeser lagi pada abad ke-7 setelah penaklukan Muslim atas Yerusalem. Bagi Islam, situs ini dikenal sebagai Haram al-Sharif (Tanah Suci yang Mulia). Itu menjadi Kiblat pertama (arah salat) agama dan tempat Perjalanan Malam ajaib Nabi Muhammad (Isra dan Mi'raj). Antara 688 dan 692 M, Kekhalifahan Umayyah membangun Kubah Batu yang megah tepat di atas Batu Fondasi, diikuti tak lama kemudian oleh Masjid Al-Aqsa. Identitas Gunung itu berevolusi lagi pada tahun 1099 M ketika Tentara Salib Kristen menaklukkan Yerusalem, mengubah Kubah Batu menjadi gereja (Templum Domini) dan Masjid Al-Aqsa menjadi markas Ksatria Templar—ordo militer yang mengambil namanya langsung dari struktur kuno Salomo. Saat ini, dataran tinggi tunggal ini tetap menjadi bukti yang kuat dan tumpang tindih dari warisan kompleks tradisi Abrahamik.

Key Details

  • Nama Yahudi Har HaBayit (Bukit Bait Suci)
  • Nama Islami Haram al-Sharif
  • Markas Tentara Salib Ksatria Templar

Timeline

70

Penghancuran Bait Suci Kedua

Pasukan Romawi di bawah Titus menghancurkan Bait Suci Kedua, meninggalkan Gunung itu sunyi.

Event
692

Penyelesaian Kubah Batu

Kekhalifahan Umayyah menyelesaikan kuil Islam ikonik di atas Batu Fondasi.

Dedication
1099

Penaklukan Tentara Salib

Tentara Salib merebut Yerusalem, mengubah struktur Islam menjadi gereja dan markas militer.

Event

Sources & Research

Every fact on Temples.org is backed by verified Sources & Research. Each piece of information is rated by source tier and confidence level.

Tier A
Official Primary source from official institution
Tier B
Academic Peer-reviewed or encyclopedic source
Tier C
Secondary News articles, travel sites, or general reference
Tier D
Commercial Tour operators, booking agencies, or promotional content
View All Sources (2)
Field Source Tier Retrieved
History of the Temple Mount Encyclopedia Britannica (opens in a new tab) B 2024-02-29
The Islamic Sanctuary History Hit (opens in a new tab) B 2024-02-29

Continue Exploring