Langsung ke konten utama
Operating

Kinkaku-ji (Paviliun Emas)

Sebuah kuil Buddha Zen yang memukau di Kyoto, Jepang, terkenal dengan fasad emas dan taman yang tenang.

Scroll to explore

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Kinkaku-ji (Paviliun Emas)

Mengunjungi Kinkaku-ji adalah pengalaman yang tenang dan memukau secara visual. Paviliun emas terpantul indah di Kolam Cermin, menciptakan pemandangan yang indah. Harapkan keramaian, terutama selama musim puncak, jadi disarankan untuk datang lebih awal. Suasananya damai dan kontemplatif, mengundang pengunjung untuk menghargai keindahan kuil dan lingkungannya.

Sorotan

  • Saksikan pantulan Paviliun Emas yang menakjubkan di Kolam Cermin.
  • Jelajahi taman Jepang yang dirancang dengan cermat di sekeliling kuil.
  • Kagumi detail arsitektur yang rumit dan burung phoenix emas di atap.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Kuil bisa menjadi ramai, terutama selama musim puncak.
  • Fotografi diperbolehkan, tetapi drone dilarang.
  • Ada area tempat duduk yang terbatas, jadi bersiaplah untuk berdiri saat melihat kuil.

Lokasi

1 Kinkakujicho, Kita Ward, Kyoto, 603-8361, Japan

Jam Buka: 9:00 pagi hingga 5:00 sore setiap hari, sepanjang tahun.

Cara Menuju: Dari Stasiun Kyoto, naik Bus Kota Kyoto Rute 205 dan turun di halte bus Kinkakuji-michi (sekitar 40 menit). Atau, naik Jalur Subway Karasuma ke Stasiun Kitaoji (15 menit) dan kemudian taksi atau bus (nomor 204 atau 205) ke Kinkaku-ji.

Petunjuk Arah (opens in a new tab)

Tentang

Kinkaku-ji, juga dikenal sebagai Paviliun Emas, adalah kuil Buddha Zen di Kyoto, Jepang. Secara resmi bernama Rokuon-ji, yang berarti "Kuil Taman Rusa," ini adalah salah satu tempat wisata paling populer di Jepang. Kuil ini awalnya dibangun pada tahun 1397 sebagai vila peristirahatan untuk Shogun Ashikaga Yoshimitsu. Setelah kematiannya pada tahun 1408, putranya mengubah vila tersebut menjadi kuil Buddha Zen, sesuai dengan keinginan Yoshimitsu.

Paviliun Emas adalah bangunan tiga lantai dengan setiap lantai dibangun dalam gaya arsitektur yang berbeda. Dua lantai teratas paviliun ditutupi dengan lapisan emas murni, yang melambangkan kemurnian dan pemurnian spiritual. Paviliun ini terletak di tepi Kyōko-chi ("Kolam Cermin"), yang memantulkan bangunan dan menciptakan efek visual yang menakjubkan. Taman di sekeliling paviliun dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip lansekap tradisional Jepang, dengan pulau-pulau, batu, dan pohon yang mewakili adegan mitologis dan religius.

Pada tahun 1950, Paviliun Emas dibakar oleh seorang biksu yang tidak stabil secara mental. Struktur saat ini adalah rekonstruksi dari tahun 1955. Pada tahun 1994, Kinkaku-ji ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai bagian dari Monumen Bersejarah Kyoto Kuno. Saat ini, Kinkaku-ji tetap menjadi simbol Kyoto dan budaya Jepang, menarik pengunjung dari seluruh dunia.

Agama
Buddha Zen, sekte Rinzai
Status
Beroperasi
Didedikasikan
1397 (asli), 1955 (rekonstruksi)
Lokasi
Kyoto, Jepang
Arsitek
Ashikaga Yoshimitsu (asli)
0 tahun
Usia
0
Tahun Dibangun
0 juta
Pengunjung Tahunan

Pertanyaan Umum

Kinkaku-ji juga dikenal sebagai apa?

Kinkaku-ji juga dikenal sebagai Paviliun Emas. Nama resminya adalah Rokuon-ji, yang berarti "Kuil Taman Rusa".

Kapan Kinkaku-ji pertama kali dibangun?

Kinkaku-ji pertama kali dibangun pada tahun 1397 sebagai vila pensiun untuk Shogun Ashikaga Yoshimitsu.

Apa yang terjadi pada Paviliun Emas yang asli?

Paviliun Emas yang asli dibakar pada tahun 1950 oleh seorang biksu yang tidak stabil secara mental.

Kapan Paviliun Emas direkonstruksi?

Paviliun Emas direkonstruksi pada tahun 1955.

Apakah Kinkaku-ji adalah Situs Warisan Dunia UNESCO?

Ya, Kinkaku-ji ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1994.

Garis Waktu

1220s

Asal Mula Situs

Situs ini awalnya adalah vila bernama Kitayama-dai, yang dimiliki oleh bangsawan Saionji Kintsune.

Tonggak
1397

Konstruksi Dimulai

Shogun Ashikaga Yoshimitsu membeli situs tersebut dan mulai membangun vila pensiunannya, Kitayama-dono, termasuk Paviliun Emas.

Tonggak
1397–1408

Kediaman Yoshimitsu

Yoshimitsu pensiun dan menggunakan Kinkaku-ji sebagai pusat seni, budaya, dan diplomasi, menjamu tamu-tamu penting.

Peristiwa
1408

Konversi menjadi Kuil

Setelah kematian Yoshimitsu, putranya mengubah vila tersebut menjadi kuil Buddha Zen, Rokuon-ji, sesuai dengan keinginan Yoshimitsu.

Tonggak
1467–1477

Perang Ōnin

Perang Ōnin menghancurkan sebagian besar kompleks kuil, tetapi Paviliun Emas selamat.

Peristiwa
1950

Paviliun Terbakar

Seorang biksu yang tidak stabil secara mental membakar Paviliun Emas.

Peristiwa
1955

Rekonstruksi

Paviliun Emas direkonstruksi.

Renovasi
1987

Pembaruan Daun Emas

Daun emas pada paviliun diperbarui.

Renovasi
1994

Situs Warisan Dunia UNESCO

Kinkaku-ji ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai bagian dari Monumen Bersejarah Kyoto Kuno.

Tonggak
9:00 am to 5:00 pm daily

Jam Kunjungan

Kinkaku-ji buka untuk pengunjung setiap hari sepanjang tahun.

Peristiwa
500 yen

Biaya Masuk

Biaya masuk untuk dewasa adalah 500 yen.

Peristiwa
Kyoto City Bus Route 205

Akses

Naik Rute Bus Kota Kyoto 205 dari Stasiun Kyoto ke Kinkaku-ji.

Peristiwa
Karasuma Subway Line

Akses

Naik Jalur Subway Karasuma ke Stasiun Kitaoji dan kemudian naik taksi atau bus ke Kinkaku-ji.

Peristiwa
45 minutes to 1 hour

Waktu yang Dibutuhkan

Dibutuhkan sekitar 45 menit hingga 1 jam untuk mengunjungi Kinkaku-ji.

Peristiwa
Early morning

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik untuk mengunjungi Kinkaku-ji adalah pagi hari untuk menghindari keramaian.

Peristiwa

Makna Keagamaan

Kinkaku-ji, sebagai kuil Buddha Zen, memiliki makna religius yang mendalam yang berakar pada prinsip-prinsip Buddha Zen dan pengejaran pencerahan. Arsitektur, simbolisme, dan sejarah kuil semuanya berkontribusi pada kepentingan spiritualnya.

Tujuan spiritual inti dari Kinkaku-ji adalah untuk berfungsi sebagai tempat untuk kontemplasi, meditasi, dan pemujaan relik Buddha. Ini mewujudkan cita-cita Buddha Zen tentang kesederhanaan, harmoni, dan penghargaan terhadap ketidakkekalan.

Upacara Suci

Zazen (Meditasi)

Zazen, atau meditasi duduk, adalah praktik sentral dalam Buddha Zen. Di Kinkaku-ji, pengunjung dapat terlibat dalam kontemplasi dan meditasi yang tenang, terhubung dengan suasana yang tenang dan merenungkan hakikat keberadaan.

Pemujaan Relik

Lantai tiga Paviliun Emas menyimpan relik suci Buddha. Pemujaan relik ini adalah cara bagi umat Buddha untuk terhubung dengan Buddha historis dan untuk mencari berkah dan bimbingan.

Simbolisme Emas

Lapisan emas yang menutupi dua lantai atas Paviliun Emas bukan hanya dekoratif. Dalam filosofi Buddha, emas melambangkan kemurnian, pemurnian spiritual, dan pengejaran pencerahan. Itu juga memantulkan sinar matahari, menciptakan rasa harmoni antara langit dan bumi.

Taman sebagai Mandala

Taman di sekeliling Paviliun Emas dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip lansekap tradisional Jepang, dengan pulau-pulau, batu, dan pohon yang mewakili adegan mitologis dan religius. Taman dapat dilihat sebagai mandala, representasi simbolis dari alam semesta yang membantu dalam meditasi dan praktik spiritual.

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (4)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
About & Historical Background World History Encyclopedia (opens in a new tab) B 2024-01-02
About & Historical Background Britannica (opens in a new tab) B 2024-01-02
Visitor Information Japan-Guide.com (opens in a new tab) A 2024-01-02
Historical Timeline Shokoku-ji Temple (opens in a new tab) A 2024-01-02