Langsung ke konten utama
Masjid Raya Sheikh Zayed exterior
Beroperasi

Masjid Raya Sheikh Zayed

Sebuah masjid megah di Abu Dhabi, menyatukan budaya Islam dengan arsitektur dan seni yang menakjubkan.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Masjid Raya Sheikh Zayed

Mengunjungi Masjid Raya Sheikh Zayed adalah pengalaman yang mengagumkan, menawarkan sekilas pandang ke dalam seni dan arsitektur Islam. Suasana masjid yang tenang dan desainnya yang menakjubkan menciptakan rasa hormat dan takjub. Pengunjung harus bersiap untuk mematuhi aturan berpakaian yang ketat, memastikan pakaian sopan yang menutupi kepala, lengan, dan kaki bagi wanita, serta bahu dan lutut bagi pria. Tur berpemandu gratis tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris, memberikan wawasan berharga tentang sejarah, desain, dan signifikansi keagamaan masjid.

Sorotan

  • Kagumi karya marmer yang rumit dan desain bunga yang menakjubkan di halaman.
  • Saksikan kemegahan ruang salat utama, rumah bagi salah satu karpet rajutan tangan terbesar di dunia.
  • Kagumi tujuh lampu gantung impor yang dihiasi dengan jutaan kristal Swarovski.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Patuhi aturan berpakaian yang ketat untuk memastikan izin masuk.
  • Pesan tiket masuk terlebih dahulu secara daring melalui situs web resmi untuk menghindari potensi penundaan.
  • Perhatikan waktu salat dan jaga sikap hormat selama kunjungan.

Lokasi

Sheikh Rashid Bin Saeed Street, 5th Street, Abu Dhabi, United Arab Emirates

Jam Buka: Sabtu hingga Kamis: 09.00 hingga 22.00; Jumat: 09.00 hingga 12.00 dan 15.00 hingga 22.00. Jam operasional dapat bervariasi selama bulan Ramadan.

Cara Menuju: Masjid ini terlihat dari tiga jembatan utama yang menghubungkan Abu Dhabi ke daratan utama: Jembatan Maqta, Mussafah, dan Sheikh Zayed. Taksi dan transportasi umum tersedia dengan mudah.

Petunjuk Arah (terbuka di tab baru)

Tentang

Menurut Pusat Masjid Raya Sheikh Zayed, Masjid Raya Sheikh Zayed adalah tempat ibadah Islam monumental yang terletak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang dibangun antara tahun 1996 dan 2007 untuk menampung lebih dari 40.100 jemaah. Dirancang oleh arsitek Yusef Abdelki, masjid ini berdiri sebagai bukti seni, arsitektur Islam, dan visi mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri dan presiden pertama UEA. Desain masjid ini mencerminkan perpaduan harmonis antara gaya arsitektur Mughal, Moor, dan Ottoman, yang bertujuan untuk menyatukan keragaman budaya dunia Islam dengan nilai-nilai modern.

Meliputi area seluas lebih dari 12 hektar, kompleks masjid ini merupakan keajaiban teknik dan seni. Masjid ini memiliki 82 kubah dengan berbagai ukuran, dengan kubah terbesar terletak di tengah ruang salat utama. Empat menara, masing-masing setinggi sekitar 107 meter, berdiri di sudut-sudut halaman, menampilkan beragam gaya arsitektur Islam. Halaman itu sendiri merupakan salah satu contoh mosaik marmer terbesar di dunia, yang dihiasi dengan desain bunga yang rumit.

Masjid ini terkenal dengan bahan-bahannya yang mewah dan keahlian pengerjaannya yang luar biasa. Bahan-bahan alami seperti batu marmer, emas, batu mulia, kristal, dan keramik dipilih karena kualitasnya yang tahan lama. Ruang salat utama menampung salah satu karpet rajutan tangan terbesar di dunia, yang dibuat oleh pengrajin Iran. Tujuh lampu gantung yang diimpor dari Jerman, yang memadukan jutaan kristal Swarovski, menerangi bagian dalam masjid. Masjid Raya Sheikh Zayed tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat ilmu-ilmu Islam dan simbol toleransi serta keberagaman.

Agama
Islam
Status
Beroperasi
Peresmian
20 Desember 2007
Lokasi
Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
Arsitek
Yusef Abdelki
Kapasitas
Lebih dari 40.100 jemaah
Biaya Konstruksi
Dhs2 miliar (US$545 juta)
12 hectares
Area yang Dicakup
82
Kubah
107 meters
Tinggi Menara
40,100
Kapasitas Jemaah
2 billion Dhs
Biaya Konstruksi

Pertanyaan Umum

Apakah Masjid Raya Sheikh Zayed itu?

Masjid Raya Sheikh Zayed adalah masjid megah yang terletak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Masjid ini merupakan tempat ibadah utama dan landmark budaya yang menonjol, terkenal dengan seni Islam, arsitektur, dan visi dari Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan yang menakjubkan.

Kapan masjid ini dibangun?

Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1996 dan selesai pada tahun 2007. Ruang salat utama awalnya dibuka untuk ibadah Idul Adha pada tahun 2007.

Gaya arsitektur apa saja yang tercermin dalam desain masjid ini?

Desain masjid mencerminkan perpaduan harmonis antara gaya arsitektur Mughal, Moorish, dan Ottoman, yang bertujuan untuk menyatukan keberagaman budaya dunia Islam dengan nilai-nilai modern.

Kapan jam kunjungan untuk masjid ini?

Jam kunjungan adalah hari Sabtu hingga Kamis: pukul 09.00 hingga 22.00; hari Jumat: pukul 09.00 hingga 12.00 dan pukul 15.00 hingga 22.00. Jam operasional dapat bervariasi selama bulan Ramadan.

Apakah ada biaya masuk untuk mengunjungi masjid ini?

Tidak, masuk ke Masjid Raya Sheikh Zayed gratis untuk semua pengunjung.

Bagaimana aturan berpakaian untuk mengunjungi masjid ini?

Diwajibkan mengenakan pakaian yang sopan. Wanita harus menutup kepala, lengan, dan kaki mereka. Pria harus menutup bahu dan lutut mereka. Pakaian yang sesuai juga dapat disediakan di pintu masuk.

Garis Waktu

Late 1980s

Pertimbangan Awal

Pertimbangan awal untuk membangun masjid dimulai, didorong oleh visi Sheikh Zayed untuk menciptakan sebuah masjid megah yang akan menampilkan seni dan arsitektur Islam.

Tonggak
November 5, 1996

Konstruksi Dimulai

Konstruksi secara resmi dimulai di Masjid Raya Sheikh Zayed, menandai awal dari proyek monumental yang akan memakan waktu lebih dari satu dekade untuk menyelesaikannya.

Tonggak
2004

Wafatnya Sheikh Zayed

Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri masjid ini, wafat dan dimakamkan di halaman masjid, sebuah bukti dari visi dan dedikasinya terhadap proyek ini.

Peristiwa
December 20, 2007

Peresmian Resmi

Masjid ini secara resmi diresmikan dan dibuka untuk umum, menjadi tempat ibadah utama dan landmark budaya yang menonjol di Abu Dhabi.

Persembahan
December 2007

Ruang Salat Utama Dibuka

Ruang salat utama awalnya dibuka untuk ibadah Idul Adha, menandai tonggak sejarah penting dalam penyelesaian masjid dan aksesibilitas bagi para jemaah.

Persembahan
Ongoing

Salat Lima Waktu Harian

Masjid Raya Sheikh Zayed berfungsi sebagai tempat ibadah utama untuk salat lima waktu harian, menyambut ribuan jemaah dan pengunjung dari seluruh dunia.

Peristiwa
Ongoing

Kegiatan Budaya dan Pendidikan

Pusat Masjid Raya Sheikh Zayed (SZGMC) mengelola operasional sehari-hari dan berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan penemuan melalui kegiatan budaya pendidikan dan program pengunjungnya.

Peristiwa
Ongoing

Sistem Pencahayaan Fase Bulan

Sistem pencahayaan, yang dirancang oleh Speirs and Major Associates, mencerminkan fase-fase bulan, menciptakan suasana yang unik dan menawan di malam hari.

Peristiwa
Ongoing

Desain Motif Bunga di Halaman

Desain motif bunga di halaman, yang dibuat oleh seniman Inggris Kevin Dean, terus memikat pengunjung dengan keindahan dan nilai seninya yang rumit.

Peristiwa
Ongoing

Karpet Rajutan Tangan Terbesar di Dunia

Karpet ruang salat utama, yang dianggap sebagai karpet rajutan tangan terbesar di dunia, tetap menjadi bukti keahlian seni dan kerajinan tangan Iran.

Tonggak
Ongoing

Lampu Gantung Kristal Swarovski

Tujuh lampu gantung impor, yang memadukan jutaan kristal Swarovski, terus menerangi bagian dalam masjid dengan kemilau yang mempesona.

Tonggak
Ongoing

Perpaduan Gaya Arsitektur

Desainnya memadukan gaya arsitektur Mughal, Moorish, dan Ottoman, menciptakan perpaduan yang harmonis antara budaya dan tradisi Islam.

Tonggak
Ongoing

Pusat Ilmu-Ilmu Islam

Masjid ini bertindak sebagai pusat ilmu-ilmu Islam, mempromosikan pembelajaran, pemahaman, dan dialog di antara berbagai budaya dan agama.

Peristiwa
Ongoing

Simbol Toleransi dan Keberagaman

Masjid ini mewujudkan nilai-nilai inti Islam, termasuk persatuan, perdamaian, dan kasih sayang, serta berdiri sebagai simbol toleransi dan keberagaman.

Tonggak
Ongoing

Terlihat dari Jembatan Utama

Masjid ini dibangun 11 meter di atas permukaan laut dan 9,5 meter di atas permukaan jalan agar terlihat jelas dari segala arah, terutama dari tiga jembatan utama yang menghubungkan Abu Dhabi ke daratan utama.

Tonggak

Makna Keagamaan

Masjid Raya Sheikh Zayed berfungsi sebagai tempat ibadah utama bagi umat Islam, yang mewujudkan nilai-nilai inti Islam, termasuk persatuan, perdamaian, dan kasih sayang. Masjid ini berdiri sebagai simbol toleransi dan keberagaman, menyambut pengunjung dari semua keyakinan dan latar belakang.

Tujuan spiritual utama dari masjid ini adalah untuk menyediakan ruang bagi umat Islam untuk terhubung dengan Allah melalui salat, refleksi, dan ibadah bersama. Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat ilmu-ilmu Islam, mempromosikan pembelajaran, pemahaman, dan dialog di antara berbagai budaya dan agama.

Upacara Suci

Shalat

Shalat adalah ibadah ritual harian dalam Islam, yang dilakukan lima kali sehari menghadap Ka'bah di Mekkah. Ini adalah tindakan ibadah yang mendasar dan sarana untuk terhubung dengan Allah.

Zakat

Zakat adalah praktik memberikan sebagian harta seseorang kepada fakir miskin dan yang membutuhkan. Ini adalah rukun Islam dan sarana untuk mempromosikan keadilan sosial serta kesetaraan ekonomi.

Shaum (Puasa)

Shaum adalah praktik berpuasa selama bulan Ramadan. Ini adalah waktu untuk refleksi spiritual, disiplin diri, dan peningkatan pengabdian kepada Allah.

Konteks Teologis

Islam adalah agama monoteistik, dan umat Islam percaya pada satu Tuhan, Allah, serta mengikuti ajaran Al-Qur'an, yang mereka yakini sebagai firman Allah. Masjid ini diorientasikan ke arah Ka'bah di Mekkah, Arab Saudi, situs paling suci dalam Islam, dan umat Islam menghadap ke arah ini saat salat.

Simbolisme dan Nilai-Nilai

Masjid ini mewujudkan nilai-nilai inti Islam, termasuk persatuan, perdamaian, dan kasih sayang. Masjid ini berdiri sebagai simbol toleransi dan keberagaman, menyambut pengunjung dari semua keyakinan dan latar belakang. Masjid ini juga bertindak sebagai pusat ilmu-ilmu Islam, mempromosikan pembelajaran, pemahaman, dan dialog di antara berbagai budaya dan agama.

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (9)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
Basic Facts & Historical Timeline Sheikh Zayed Grand Mosque Centre (terbuka di tab baru) A 2024-01-02
Visitor Information & Dress Code Visit Abu Dhabi (terbuka di tab baru) A 2024-01-02
Historical Context & Construction Re-thinking The Future (terbuka di tab baru) B 2024-01-02
Architectural Styles & Design WikiArquitectura (terbuka di tab baru) B 2024-01-02
Carpet Details & Artistry Daily Art Magazine (terbuka di tab baru) B 2024-01-02
Construction Timeline & Inauguration Bayut (terbuka di tab baru) C 2024-01-02
Interesting Facts & Capacity Islamic Landmarks (terbuka di tab baru) C 2024-01-02
Visiting Hours & Entry Fee Gentoo Tickets (terbuka di tab baru) D 2024-01-02
Transportation & Visibility City Tour in Dubai (terbuka di tab baru) D 2024-01-02