Langsung ke konten utama
Kuil Aegeria exterior
Reruntuhan

Kuil Aegeria

Sebuah nymphaeum kuno yang didedikasikan untuk nimfa Egeria, penasihat Raja Numa Pompilius, yang terletak di Taman Caffarella di Roma.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Kuil Aegeria

Nymphaeum Egeria, yang terletak di dalam Taman Caffarella yang tenang, menawarkan pelarian yang damai ke dalam sejarah dan mitologi Romawi kuno. Pengunjung dapat menjelajahi struktur yang setengah runtuh ini, membayangkan kejayaannya di masa lalu sebagai tempat suci yang didedikasikan untuk nimfa air Egeria. Taman ini memberikan suasana yang damai, ideal untuk jalan-jalan santai atau momen refleksi di tengah keindahan alam dan signifikansi sejarah situs tersebut. Harapkan perpaduan antara alam dan sejarah, dengan kesempatan untuk terhubung dengan legenda Roma kuno.

Sorotan

  • Jelajahi reruntuhan Nymphaeum kuno.
  • Telusuri Taman Caffarella yang indah.
  • Pelajari tentang mitologi Egeria dan Numa Pompilius.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Situs ini berada dalam kondisi setengah runtuh.
  • Kenakan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki.
  • Periksa jam buka taman sebelum berkunjung.

Lokasi

Caffarella Park, Rome, Italy

Jam Buka: Buka setiap hari selama jam terang hari; periksa situs web Taman Caffarella untuk waktu spesifik.

Cara Menuju: Dapat diakses dengan transportasi umum (metro Furio Camillo) atau mobil; parkir tersedia di dekat pintu masuk taman.

Petunjuk Arah (terbuka di tab baru)

Tips Kunjungan

Rencanakan Kunjungan Anda

Periksa situs web Taman Caffarella untuk jam buka terbaru dan acara khusus apa pun.

Kenakan Sepatu yang Nyaman

Taman ini melibatkan berjalan di medan yang tidak rata, jadi disarankan menggunakan sepatu yang nyaman.

Tentang

Kuil Aegeria, yang lebih tepat dikenal sebagai Nymphaeum Egeria, adalah situs bersejarah yang terletak di dalam Taman Caffarella di Roma, Italia. Dibangun pada abad ke-2 Masehi pada masa pemerintahan dinasti Antoninus, situs ini merupakan bagian dari kompleks yang lebih besar yang kemungkinan milik Herodes Atticus. Meskipun bukan kuil dalam arti tradisional, tempat ini berfungsi sebagai nymphaeum, sebuah tempat suci yang didedikasikan untuk nimfa air Egeria.

Egeria adalah sosok penting dalam mitologi Romawi, yang diyakini sebagai istri atau penasihat Numa Pompilius, raja kedua Roma. Legenda menyatakan bahwa Numa menerima bimbingan ilahi dari Egeria dalam mendirikan institusi keagamaan Romawi. Nymphaeum itu sendiri dirancang untuk menghormati Sungai Almone, yang mengalir melalui lembah Caffarella, menekankan pentingnya air dalam budaya dan praktik keagamaan Romawi kuno.

Saat ini, Nymphaeum Egeria berdiri dalam kondisi setengah runtuh, sebuah bukti dari berlalunya waktu dan perubahan lanskap Roma. Tempat ini tetap menjadi tujuan populer bagi pengunjung Taman Caffarella, menawarkan sekilas pandang ke dunia kuno dan kepercayaan orang-orang yang pernah memuliakan air suci dan nimfa yang menguasainya. Situs ini menyediakan tempat pelarian yang tenang dan hubungan dengan kekayaan sejarah serta mitologi Roma.

Agama
Romawi Kuno
Status
Setengah runtuh
Dibangun
Abad ke-2 M
2nd
Pembangunan Abad ke-2 M
5 km
Dari Forum Romawi

Pertanyaan Umum

Siapakah Egeria?

Egeria adalah peri air dalam mitologi Romawi, yang dikenal karena menasihati Raja Numa Pompilius dan memberinya bimbingan ilahi dalam mendirikan institusi keagamaan Romawi. Ia dihormati sebagai sumber kebijaksanaan dan nubuat.

Apakah nymphaeum itu?

Nymphaeum adalah tempat suci yang didedikasikan untuk para peri, sering kali dikaitkan dengan mata air, air mancur, dan sumber air tawar lainnya. Tempat ini berfungsi sebagai tempat ibadah dan perayaan keindahan alam serta khasiatnya yang memberi kehidupan.

Kapan Nymphaeum Egeria dibangun?

Nymphaeum Egeria dibangun pada abad ke-2 M, pada masa pemerintahan kaisar-kaisar Dinasti Antoninus. Tempat ini merupakan bagian dari perkebunan yang lebih luas yang kemungkinan milik Herodes Atticus.

Di mana lokasi Nymphaeum Egeria?

Nymphaeum Egeria terletak di dalam Taman Caffarella di Roma, Italia, sekitar lima kilometer di sebelah tenggara Forum Romawi.

Bagaimana kondisi Nymphaeum saat ini?

Nymphaeum Egeria saat ini berada dalam kondisi setengah runtuh, namun dilestarikan sebagai situs arkeologi dan taman umum, terbuka untuk pengunjung.

Garis Waktu

Pre-8th Century BC

Egeria dalam Legenda Romawi

Legenda menempatkan Egeria sebagai istri atau penasihat Numa Pompilius, raja kedua Roma, yang menerima bimbingan ilahi darinya.

Tonggak
2nd Century AD

Pembangunan Nymphaeum

Nymphaeum Egeria dibangun sebagai bagian dari perkebunan Herodes Atticus di Lembah Caffarella.

Tonggak
Around 100 AD

Bagian dari Vila Herodes Atticus

Nymphaeum menjadi bagian dari Triopio mewah milik Herodes Atticus, vila/pertanian terkenal yang mendominasi seluruh Lembah Caffarella.

Peristiwa
Post-Roman Empire

Kemunduran dan Kerusakan

Nymphaeum mulai rusak seiring runtuhnya Kekaisaran Romawi, dan area sekitarnya ditumbuhi tanaman liar.

Renovasi
1700-1800s

Destinasi bagi Wisatawan dan Seniman

Situs ini menjadi destinasi populer bagi para pelancong dan seniman Eropa, termasuk Chateaubriand, Goethe, dan Piranesi.

Peristiwa
19th Century

Penggunaan Terapi Mata Air

Mata air di situs ini digunakan untuk tujuan terapi, dengan pembangunan fasilitas pemandian air panas.

Peristiwa
20th Century

Pelestarian sebagai Situs Arkeologi

Nymphaeum dan Taman Caffarella dilestarikan sebagai situs arkeologi dan taman umum, terbuka untuk pengunjung.

Renovasi
1760

Ukiran Piranesi

Giovanni Battista Piranesi membuat ukiran Nymphaeum, yang semakin mempopulerkan situs tersebut.

Peristiwa
1819

Kunjungan oleh Goethe

Johann Wolfgang von Goethe mengunjungi Nymphaeum dan mendokumentasikan kesannya dalam tulisan-tulisannya.

Peristiwa
1802

Deskripsi Chateaubriand

François-René de Chateaubriand menggambarkan Nymphaeum dalam memoar perjalanannya, berkontribusi pada citra romantisnya.

Peristiwa
1930s

Ekskavasi Arkeologi

Ekskavasi arkeologi dilakukan di situs tersebut, mengungkap lebih banyak tentang sejarah dan pembangunannya.

Renovasi
1980s

Pendirian Taman Caffarella

Taman Caffarella resmi didirikan, memastikan perlindungan Nymphaeum dan lingkungan sekitarnya.

Tonggak
2000s

Upaya Restorasi

Upaya restorasi dilakukan untuk melestarikan Nymphaeum dan meningkatkan aksesibilitasnya bagi pengunjung.

Renovasi
2010s

Penelitian Berkelanjutan

Penelitian yang sedang berlangsung terus menjelaskan sejarah dan signifikansi Nymphaeum Egeria.

Peristiwa
2024

Akses Publik yang Berkelanjutan

Nymphaeum tetap menjadi destinasi populer di dalam Taman Caffarella, menarik wisatawan dan penduduk lokal.

Peristiwa

Sejarah per Dekade

Sebelum Abad ke-8 SM

Legenda di sekitar Egeria menempatkannya sebagai istri atau penasihat Numa Pompilius, raja kedua Roma. Ia konon memberinya bimbingan ilahi dalam mendirikan institusi keagamaan Romawi, membentuk lanskap keagamaan awal Roma.

Abad ke-2 M

Nymphaeum Egeria dibangun sebagai bagian dari perkebunan Herodes Atticus di Lembah Caffarella. Periode ini menandai puncak pencapaian arsitektur dan seni Romawi, yang mencerminkan kekayaan dan pengaruh elit Romawi.

Pasca-Kekaisaran Romawi

Menyusul runtuhnya Kekaisaran Romawi, Nymphaeum mulai rusak, dan area sekitarnya ditumbuhi tanaman liar. Signifikansi situs ini berkurang seiring munculnya kekuatan dan budaya baru di wilayah tersebut.

Tahun 1700-1800-an

Situs ini mengalami kebangkitan minat ketika para pelancong dan seniman Eropa, termasuk Chateaubriand, Goethe, dan Piranesi, mendokumentasikan situs tersebut dalam deskripsi dan gambar. Periode ini menandai apresiasi baru terhadap masa antik klasik dan pengaruhnya terhadap budaya Eropa.

Abad ke-19

Mata air di situs ini digunakan untuk tujuan terapi, dengan pembangunan fasilitas pemandian air panas. Hal ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap khasiat penyembuhan dari mata air alami dan potensinya untuk perawatan medis.

Abad ke-20 hingga ke-21

Nymphaeum dan Taman Caffarella dilestarikan sebagai situs arkeologi dan taman umum, terbuka untuk pengunjung. Periode ini menandai komitmen untuk melestarikan warisan budaya dan menyediakan akses publik ke situs-situs bersejarah.

Makna Keagamaan

Nymphaeum Egeria memiliki signifikansi keagamaan sebagai tempat suci yang didedikasikan untuk nimfa air, mencerminkan penghormatan Romawi kuno terhadap alam dan kekuatan ilahi yang diyakini mendiaminya.

Tujuan dari Nymphaeum ini adalah untuk menghormati Egeria dan Sungai Almone, menyediakan ruang suci untuk pemujaan dan refleksi atas sifat air yang memberi kehidupan.

Upacara Suci

Libasi

Libasi air atau susu dipersembahkan kepada Egeria sebagai imbalan atas kebijaksanaan dan nubuat.

Pemujaan Air

Pemujaan air sebagai elemen suci, melambangkan penyucian, penyembuhan, dan sumber kehidupan.

Peran Para Nimfa

Nimfa dianggap sebagai gadis suci alam, sering dikaitkan dengan mata air dan air tawar. Mereka mewakili keindahan, kesuburan, dan semangat liar dari dunia alam.

Hubungan dengan Numa Pompilius

Hubungan Egeria dengan Numa Pompilius menyoroti pentingnya bimbingan ilahi dalam mendirikan institusi keagamaan dan membentuk kompas moral suatu masyarakat.

Kuil Serupa

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (4)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
About & Historical Background Atlas Obscura (terbuka di tab baru) A 2024-02-29
About & Historical Background Madain Project (terbuka di tab baru) B 2024-02-29
About & Historical Background Encyclopedia Britannica (terbuka di tab baru) B 2024-02-29
Visitor Information Parco Archeologico dell'Appia Antica (terbuka di tab baru) A 2026-06-14