Langsung ke konten utama
Kuil Apollo (Taranto) exterior
Reruntuhan

Kuil Apollo (Taranto)

Kuil Yunani tertua di Magna Graecia, kini menjadi reruntuhan di Taranto, Italia.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Kuil Apollo (Taranto)

Kuil Apollo di Taranto, meskipun sebagian besar telah menjadi reruntuhan, menawarkan sekilas gambaran yang memikat tentang masa lalu Yunani kuno kota ini. Pengunjung dapat melihat pilar dan fondasi yang tersisa di Piazza Castello, membayangkan kemegahan kuil ini di masa lalu. Situs ini menyediakan hubungan nyata dengan tradisi keagamaan dan arsitektur Magna Graecia.

Tentang

Kuil Apollo di Taranto berdiri sebagai bukti kehadiran Yunani kuno di Magna Graecia. Dibangun pada awal abad ke-6 SM, kuil ini diyakini sebagai kuil Dorik tertua di wilayah tersebut. Keberadaan kuil ini menyoroti pentingnya Taranto (yang saat itu dikenal sebagai Taras) sebagai koloni Spartan yang signifikan.

Saat ini, hanya dua pilar dan sebuah fondasi yang tersisa dari struktur yang dulunya megah ini. Sisa-sisa ini menawarkan sekilas gambaran tentang kemahiran arsitektur dan praktik keagamaan orang Yunani kuno. Lokasi kuil di Piazza Castello, di dalam pusat bersejarah Taranto, menjadikannya situs yang mudah diakses dan menarik bagi pengunjung yang tertarik untuk menjelajahi masa lalu kota yang kaya.

Meskipun dalam kondisi runtuh, Kuil Apollo terus memikat para sejarawan dan arkeolog. Penelitian dan upaya pelestarian yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengungkap lebih lanjut rahasia kuil ini dan memastikan warisannya bertahan untuk generasi mendatang. Situs ini berfungsi sebagai pengingat akan peran penting Taranto di dunia kuno dan hubungannya yang abadi dengan peradaban Yunani.

Agama
Yunani Kuno
Status
Reruntuhan
Didedikasikan
Awal abad ke-6 SM
6
Kolom (Sisi Pendek)
13
Kolom (Sisi Panjang)

Pertanyaan Umum

Apakah Kuil Apollo di Taranto itu?

Kuil Apollo di Taranto adalah reruntuhan kuil Yunani kuno yang terletak di Taranto, Italia. Kuil ini diyakini sebagai kuil Yunani tertua di Magna Graecia.

Kapan Kuil Apollo dibangun?

Kuil ini dibangun pada awal abad ke-6 SM.

Bagaimana status kuil saat ini?

Kuil ini saat ini berupa reruntuhan, dengan hanya menyisakan dua kolom dan sebuah fondasi.

Di mana lokasi Kuil Apollo?

Kuil ini terletak di Piazza Castello di pusat bersejarah Taranto.

Kepada siapa kuil ini didedikasikan?

Kuil ini kemungkinan didedikasikan untuk Apollo, namun berpotensi juga untuk Artemis, Persephone, atau Hera.

Garis Waktu

8th Century BC

Struktur Kayu Awal

Sebuah struktur kayu yang lebih awal kemungkinan dibangun oleh para pemukim Sparta pertama.

Tonggak
Early 6th Century BC

Pembangunan Kuil Batu

Kuil batu tersebut dibangun, menjadi kuil Yunani tertua di Magna Graecia.

Tonggak
706 BC

Pendirian Taranto

Taranto didirikan sebagai koloni Sparta di Magna Graecia.

Tonggak
5th Century BC

Desain Kuil

Diyakini bahwa kuil ini merupakan kuil eksastila, dengan enam kolom di sisi pendeknya.

Tonggak
3rd Century BC

Penaklukan Romawi

Setelah penaklukan Romawi, situs ini secara bertahap ditinggalkan.

Tonggak
6th Century AD

Penggunaan Kembali Situs

Situs ini digunakan kembali sebagai lumbung padi dan tempat penyimpanan.

Renovasi
10th Century

Gereja Kristen

Sisa-sisa kuil sempat digunakan secara singkat sebagai gereja Kristen.

Renovasi
14th Century

Penggunaan Industri

Sebagian dari area tersebut dialihfungsikan untuk penggunaan industri, termasuk tangki pengendapan tanah liat dan tempat pembakaran.

Renovasi
1881

Penemuan Kembali Kolom

Arkeolog Luigi Viola menemukan kembali batang dari salah satu kolom.

Tonggak
1970s

Penyingkapan Kolom Kedua

Kolom kedua berhasil disingkapkan sepenuhnya.

Tonggak
2022

Pembangunan Kuil Baru

Sebuah kuil baru untuk Apollo dibangun di Taranto oleh organisasi Religio Romana Italia, Pietas – Comunità Gentile.

Peristiwa

Sejarah per Dekade

Abad ke-8 SM

Pada abad ke-8 SM, para pemukim Sparta tiba di wilayah tersebut dan mendirikan koloni Taras, yang kelak menjadi Taranto. Para pemukim awal ini kemungkinan membangun struktur kayu di lokasi yang akan menjadi Kuil Apollo, menandai awal dari signifikansi keagamaan area tersebut.

Abad ke-6 SM

Selama awal abad ke-6 SM, struktur kayu tersebut digantikan oleh kuil batu yang lebih permanen yang didedikasikan untuk Apollo (atau mungkin dewa lainnya). Kuil ini menjadi kuil Yunani tertua di Magna Graecia, memperkokoh posisi Taranto sebagai pusat keagamaan dan budaya utama di wilayah tersebut.

Abad ke-3 SM

Menyusul penaklukan Romawi atas Taranto pada abad ke-3 SM, kuil ini secara bertahap mulai ditinggalkan. Seiring bergesernya lanskap politik dan ekonomi kota, signifikansi keagamaan kuil tersebut memudar, dan situs ini akhirnya ditinggalkan.

Abad ke-6 hingga ke-14 M

Selama berabad-abad, situs kuil dialihfungsikan untuk berbagai kegunaan. Pada abad ke-6 M, situs ini berfungsi sebagai lumbung padi dan fasilitas penyimpanan. Kemudian, pada abad ke-10, sisa-sisa kuil sempat digunakan secara singkat sebagai gereja Kristen. Pada abad ke-14, sebagian dari area tersebut diubah untuk penggunaan industri, termasuk tangki pengendapan tanah liat dan tempat pembakaran.

Abad ke-19

Pada tahun 1881, arkeolog Luigi Viola menemukan kembali batang dari salah satu kolom kuil, memicu kembali minat terhadap situs tersebut. Penemuan ini menandai awal dari upaya penggalian dan pelestarian reruntuhan kuil, serta pengakuan atas signifikansi sejarah dan budayanya.

Abad ke-20 hingga ke-21

Sepanjang abad ke-20 dan ke-21, pekerjaan arkeologi terus berlanjut di situs kuil, yang mengarah pada penyingkapan kolom kedua pada tahun 1970-an. Saat ini, reruntuhan Kuil Apollo berdiri sebagai bukti masa lalu Taranto yang kaya, mengundang para pengunjung untuk menjelajahi akar kunonya. Pada tahun 2022, sebuah kuil baru untuk Apollo dibangun di Taranto oleh organisasi Religio Romana Italia, Pietas – Comunità Gentile.

Arsitektur dan Fasilitas

Kuil Apollo di Taranto mencontohkan gaya Dorik, yang dicirikan oleh desainnya yang sederhana namun megah. Pilar-pilar kuil, yang dibangun dari batu carparo lokal, menampilkan kepala tiang tanpa hiasan dan batang tiang beralur, mencerminkan penekanan Yunani klasik pada keharmonisan dan proporsi. Tata letak eksastila kuil, dengan enam pilar di sisi pendeknya, semakin berkontribusi pada fasadnya yang seimbang dan simetris.

Bahan Bangunan

Batu Carparo

Kuil ini dibangun menggunakan batu carparo lokal, sejenis batu kapur yang ditemukan di wilayah Taranto. Bahan ini menyediakan sumber daya bangunan yang tahan lama dan mudah didapat, mencerminkan kecerdikan para pembangun kuno.

Area Kuil

Reruntuhan kuil terletak di Piazza Castello, di dalam pusat bersejarah Taranto. Situs ini dapat diakses oleh publik dan menawarkan ruang untuk refleksi dan apresiasi terhadap warisan kuno kota ini.

Makna Keagamaan

Kuil Apollo di Taranto memiliki kepentingan keagamaan yang signifikan bagi orang Yunani kuno, berfungsi sebagai pusat pemujaan dan pengabdian kepada dewa Apollo (atau mungkin dewa lainnya). Pembangunan dan pemeliharaan kuil mencerminkan komitmen masyarakat untuk menghormati yang ilahi dan mencari perkenanan ilahi.

Tujuan spiritual inti dari kuil ini adalah untuk menyediakan ruang suci bagi komunikasi dengan yang ilahi. Melalui ritual, pengorbanan, dan doa, para penyembah berusaha membangun hubungan dengan Apollo dan untuk menerima berkah serta bimbingannya.

Upacara Suci

Pengorbanan

Pengorbanan hewan adalah praktik umum dalam agama Yunani kuno, yang dipersembahkan kepada para dewa sebagai tanda penghormatan dan rasa syukur. Pengorbanan ini sering kali dilakukan di kuil-kuil, dengan para pendeta yang memimpin upacara tersebut.

Doa

Doa adalah bagian penting dari ibadah keagamaan, yang memungkinkan individu untuk mengekspresikan pengabdian mereka dan memohon bantuan kepada para dewa. Doa dapat dipanjatkan secara individu atau kolektif, sering kali disertai dengan gerakan dan ritual tertentu.

Peran Apollo

Apollo adalah salah satu dewa Olimpus yang paling penting dan memiliki banyak aspek, yang dikaitkan dengan musik, puisi, cahaya, penyembuhan, dan ramalan. Kuil-kuil yang didedikasikan untuk Apollo berfungsi sebagai pusat pemujaan, tempat ritual dan pengorbanan dilakukan untuk menghormati dewa tersebut dan mencari perkenanannya.

Kuil Serupa

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (4)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
About & Historical Background ITAP World (terbuka di tab baru) C 2024-02-29
About & Historical Background Ministero della cultura (terbuka di tab baru) B 2024-02-29
Symbolic Elements Theoi.com (terbuka di tab baru) B 2024-02-29
Symbolic Elements Britannica (terbuka di tab baru) B 2024-02-29