Langsung ke konten utama
Masjid al-Haram exterior
Beroperasi

Masjid al-Haram

Masjid paling suci dalam Islam, berpusat di sekitar Kaaba di Mekkah, Arab Saudi.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Masjid al-Haram

Mengunjungi Masjid al-Haram adalah pengalaman spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam. Sebagai situs paling suci dalam Islam, tempat ini menarik jutaan jamaah dan pengunjung setiap tahunnya. Masjid ini buka 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, memungkinkan para jamaah untuk beribadah dan merenung kapan saja. Masuk ke dalam masjid dibatasi hanya untuk umat Islam. Pakaian yang sopan diwajibkan, dengan pria mengenakan celana panjang dan kemeja berlengan, dan wanita mengenakan gaun panjang yang longgar atau abaya yang menutupi lengan dan kaki. Jilbab sangat disarankan bagi wanita. Masjid ini menawarkan berbagai layanan untuk membantu pengunjung, termasuk terjemahan khutbah secara langsung, pemandu multibahasa, dan bilik khusus untuk bimbingan keagamaan. Kursi roda tersedia bagi mereka yang memiliki masalah mobilitas, dan jalur khusus memastikan aksesibilitas bagi pengunjung lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Sorotan

  • Menyaksikan Kaaba, titik fokus salat umat Islam.
  • Melakukan Tawaf, ritual mengelilingi Kaaba.
  • Berdoa di masjid paling suci dalam Islam.
  • Meminum air dari Sumur Zamzam.
  • Berjalan di antara bukit Safa dan Marwa.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Masuk dibatasi hanya untuk umat Islam.
  • Diwajibkan berpakaian sopan.
  • Masjid bisa sangat ramai, terutama selama musim puncak.
  • Bersiaplah untuk pemeriksaan keamanan.
  • Hormati adat istiadat dan tradisi keagamaan.

Lokasi

Al Masjid Al Haram Road, Makkah, MEBA 2192, Saudi Arabia

Jam Buka: Buka 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

Cara Menuju: Masjid ini terletak di pusat kota Mekkah, dikelilingi oleh Jalan Lingkar Pertama. Bus berhenti di antara Jalan Lingkar Pertama dan Kedua.

Petunjuk Arah (terbuka di tab baru)

Tips Kunjungan

Rencanakan Terlebih Dahulu

Pesan akomodasi dan transportasi jauh-jauh hari, terutama selama musim puncak.

Tetap Terhidrasi

Minumlah banyak air, terutama saat cuaca panas.

Saling Menghormati

Patuhi aturan berpakaian dan hormati adat istiadat keagamaan.

Tentang

Masjid al-Haram, yang juga dikenal sebagai Masjid Agung Mekkah, berdiri sebagai tempat paling suci dalam Islam. Sejarahnya sangat erat kaitannya dengan asal-usul agama itu sendiri, berpusat di sekitar Kaaba, yang diyakini oleh umat Islam awalnya dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya Ismail. Selama berabad-abad, masjid ini telah mengalami banyak perluasan dan renovasi, mencerminkan pengabdian para penguasa dan jumlah jamaah yang terus bertambah.

Arsitektur masjid ini merupakan bukti seni Islam, memadukan berbagai gaya dari era yang berbeda. Kaaba, sebuah struktur kubus yang diselimuti sutra hitam dan dihiasi sulaman emas, berfungsi sebagai titik fokus bagi doa umat Islam di seluruh dunia. Halaman di sekitarnya menyediakan ruang bagi para jamaah untuk melakukan Tawaf, ritual mengelilingi Kaaba.

Hari ini, Masjid al-Haram adalah keajaiban modern, dilengkapi dengan fasilitas mutakhir untuk menampung jutaan pengunjung setiap tahunnya. Tempat ini tetap menjadi simbol persatuan, keimanan, dan warisan Islam yang abadi. Perluasan yang sedang berlangsung bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi para jamaah dan memastikan pelestarian situs suci ini untuk generasi yang akan datang.

Agama
Islam
Status
Aktif
Didirikan
638 M
Lokasi
Mekkah, Arab Saudi
Kapasitas
Jutaan
Luas
356.000 meter persegi
4000 years
Perkiraan Usia
356,000 sq meters
Luas Area
2.5 million
Kapasitas

Pertanyaan Umum

Siapa yang boleh memasuki Masjid al-Haram?

Masuk ke Masjid al-Haram dan kota Mekkah dibatasi hanya untuk umat Islam. Ini adalah tradisi yang sudah berlangsung lama dan merupakan persyaratan hukum Arab Saudi.

Apakah ada biaya masuk untuk mengunjungi Masjid al-Haram?

Tidak, tidak ada biaya masuk untuk mengunjungi Masjid al-Haram. Masjid ini terbuka untuk semua umat Islam secara gratis.

Bagaimana aturan berpakaian untuk mengunjungi Masjid al-Haram?

Pakaian yang sopan diwajibkan. Pria harus mengenakan celana panjang dan kemeja berlengan, dan wanita harus mengenakan gaun panjang yang longgar atau abaya yang menutupi lengan dan kaki. Kerudung sangat disarankan bagi wanita.

Apakah ada fasilitas untuk pengunjung penyandang disabilitas di Masjid al-Haram?

Ya, kursi roda tersedia dan dapat dipesan terlebih dahulu. Layanan dan jalur khusus memastikan bahwa pengunjung lanjut usia dan penyandang disabilitas dapat beribadah dengan mudah.

Apa saja layanan yang ditawarkan kepada pengunjung di Masjid al-Haram?

Masjid ini menawarkan terjemahan khotbah secara langsung, pemandu multibahasa, dan bimbingan keagamaan melalui bilik-bilik khusus. Layanan ini dirancang untuk membantu pengunjung dari seluruh dunia dalam memahami dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.

Garis Waktu

Pre-Islamic Era

Kaaba sebagai Situs Ziarah

Kaaba adalah situs ziarah dan ibadah bagi suku-suku politeistik di Arabia.

Peristiwa
7th Century (638 AD)

Struktur Pertama oleh Umar bin al-Khattab

Struktur pertama yang jelas dari masjid ini, sebuah dinding yang mengelilingi Kaaba, dibangun oleh khalifah kedua, Umar bin al-Khattab.

Tonggak
Late 7th Century (692 AD)

Renovasi di bawah Abd al-Malik bin Marwan

Renovasi besar pertama terjadi di bawah Abd al-Malik bin Marwan, termasuk meninggikan dinding luar masjid.

Renovasi
8th Century

Perluasan oleh Al-Walid I dan al-Mahdi

Tiang-tiang kayu digantikan dengan tiang-tiang marmer, dan sebuah menara ditambahkan atas perintah Al-Walid I. Khalifah al-Mahdi memperluas masjid, meruntuhkan rumah-rumah untuk memperbesar area halaman.

Renovasi
9th–10th Centuries

Renovasi oleh Khalifah al-Mu'tadid dan al-Muqtadir

Renovasi dan perluasan berkelanjutan oleh Khalifah al-Mu'tadid dan al-Muqtadir.

Renovasi
14th Century

Pembangunan Kembali setelah Kebakaran dan Banjir

Masjid dibangun kembali setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran dan banjir.

Renovasi
16th Century

Renovasi Ottoman

Atap datar digantikan dengan kubah-kubah kecil. Pada tahun 1571, Sultan Ottoman Selim II menugaskan arsitek Sinan untuk merenovasi masjid, menambahkan arkade batu baru, lantai marmer, dan menara tambahan.

Renovasi
17th Century

Renovasi oleh Sultan Murad IV

Masjid direnovasi pada masa pemerintahan Sultan Murad IV setelah hujan lebat dan banjir bandang pada tahun 1621 dan 1629 menyebabkan kerusakan parah.

Renovasi
18th–19th Centuries

Masjid Sebagian Besar Tetap Tidak Berubah

Masjid sebagian besar tetap tidak berubah.

Peristiwa
20th Century

Perluasan Arab Saudi Pertama

Perluasan Arab Saudi pertama dimulai pada tahun 1955 di bawah Raja Abdul Aziz dan selesai pada tahun 1973, mengintegrasikan Mas'a (jalur berjalan antara Safa dan Marwa).

Renovasi
Late 20th Century (1988)

Perluasan oleh Raja Fahd

Raja Fahd meletakkan batu pertama untuk perluasan besar-besaran, menambahkan bagian baru pada struktur masjid.

Renovasi
21st Century

Perluasan Raja Abdullah

Perluasan Raja Abdullah, yang terbesar dalam sejarah masjid, dimulai pada tahun 2011 untuk meningkatkan kapasitas dan memodernisasi infrastruktur.

Renovasi
2018

Renovasi Paling Baru

Renovasi paling baru memperluas masjid hingga mencapai 187 hektar.

Renovasi
2020

Penutupan Sementara Selama Pandemi COVID-19

Selama pandemi COVID-19, masjid ditutup sementara, dan ibadah Umrah ditangguhkan.

Peristiwa

Arsitektur dan Fasilitas

Arsitektur masjid Islam multi-era yang membentang dari abad ke-7 hingga perluasan Saudi modern, mencakup area sekitar 356.000 meter persegi. Struktur paling awal oleh Khalifah Umar bin Khattab membangun tembok pembatas di sekeliling Kaaba, yang kemudian diperluas dengan pilar marmer, mosaik, dan serambi berkolom selama periode Umayyah dan Abbasiyah. Renovasi era Ottoman oleh arsitek Sinan pada tahun 1571 memperkenalkan serambi batu, lantai marmer, dan menara tambahan, sekaligus mengganti atap datar dengan kubah-kubah kecil. Masjid ini sekarang memiliki 13 menara yang menjulang tinggi, kubah payung lipat pelindung panas, dan ruang salat bertingkat dengan pendingin udara yang ditambahkan selama perluasan Saudi berturut-turut. Halaman terbuka Mataf mengelilingi Kaaba yang berbentuk kubus — yang diselimuti kain Kiswah hitam-emas bersulam — dan galeri Mas'a empat lantai yang tertutup menghubungkan bukit Safa dan Marwa untuk ritual Sa'i. Infrastruktur modern mencakup menara eskalator, terowongan bawah tanah, dan kompleks menara jam Abraj Al-Bait setinggi 601 meter di dekatnya, menjadikannya struktur keagamaan terbesar dan termahal di dunia.

Makna Keagamaan

Masjid al-Haram berdiri sebagai salah satu situs paling suci dalam Islam, mewujudkan hubungan yang mendalam antara umat Islam yang beriman dan Pencipta mereka. Dalam teologi Islam, masjid bukan sekadar tempat salat berjamaah tetapi dianggap sebagai rumah Allah (Baytullah), di mana kehadiran ilahi sangat terasa dan di mana komunitas orang-orang beriman (ummah) berkumpul untuk memenuhi kewajiban spiritual mereka. Masjid ini memegang posisi yang unik dan mulia dalam sejarah, tradisi, dan ibadah sehari-hari umat Islam.

Masjid ini berfungsi sebagai ruang suci untuk pelaksanaan salat (ibadah ritual), pembacaan dan pengkajian Al-Qur'an, serta pembinaan taqwa (kesadaran akan Allah). Ini adalah pusat kehidupan spiritual di mana umat Islam berkumpul lima kali sehari untuk bersujud di hadapan Allah, memohon ampunan, mengungkapkan rasa syukur, dan mempererat tali persaudaraan yang menyatukan komunitas Muslim global.

Upacara Suci

Salat (Ibadah Ritual)

Umat Islam mendirikan salat wajib lima waktu (Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya) dengan menghadap kiblat — arah Kaaba di Mekkah. Setiap salat melibatkan serangkaian gerakan berdiri, rukuk, sujud, dan duduk, yang disertai dengan pembacaan Al-Qur'an dan doa. Salat yang dilakukan secara berjamaah di masjid dianggap memiliki pahala dua puluh tujuh kali lipat dibandingkan salat sendirian.

Jumat (Salat Berjamaah Hari Jumat)

Salat Jumat adalah pertemuan mingguan terpenting bagi komunitas Muslim. Ibadah ini mencakup khutbah yang disampaikan oleh imam, diikuti dengan salat berjamaah yang dipersingkat. Kehadiran diwajibkan bagi pria Muslim dewasa dan dianggap sebagai landasan ibadah komunal Islam.

Dzikir dan Pembacaan Al-Qur'an

Para jamaah terlibat dalam dzikir (mengingat Allah) melalui pengulangan nama-nama dan sifat-sifat-Nya, serta dalam pembacaan Al-Qur'an, yang diyakini sebagai firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. Praktik-praktik ini dianggap sebagai sarana yang ampuh untuk penyucian spiritual dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Doa (Permohonan)

Orang-orang beriman memanjatkan doa dan permohonan pribadi kepada Allah, memohon petunjuk, rahmat, dan berkah. Masjid dianggap sebagai tempat yang sangat mustajab untuk berdoa, karena tindakan sujud dalam salat membawa jamaah paling dekat dengan Allah.

Hubungan dengan Rukun Islam

Masjid ini berfungsi sebagai pusat fisik dan spiritual untuk memenuhi beberapa Rukun Islam — tindakan ibadah mendasar yang mendefinisikan kehidupan Muslim. Salat dilakukan di sini lima kali sehari; Zakat (pemberian amal) sering kali dikumpulkan dan didistribusikan melalui masjid; dan selama bulan Ramadan, masjid menjadi pusat buka puasa bersama (iftar) dan salat malam tarawih yang panjang. Dengan demikian, masjid berfungsi sebagai jantung dari praktik spiritual Islam, menghubungkan pengabdian individu dengan kewajiban komunal.

Arsitektur sebagai Ibadah

Arsitektur Islam itu sendiri merupakan ekspresi ibadah — setiap kubah, menara, dan pola geometris mencerminkan prinsip-prinsip Islam tentang keesaan (tauhid), keindahan (ihsan), dan keteraturan. Ketiadaan citra figuratif mengarahkan perhatian jamaah ke arah yang transenden, sementara pola geometris yang rumit dan kaligrafi yang menghiasi dinding mewakili sifat Allah yang tak terbatas. Desain masjid menciptakan suasana ketenangan dan kekhusyukan yang memfasilitasi bentuk kontemplasi spiritual terdalam dan kepasrahan pada kehendak ilahi.

Kuil Serupa

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (9)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
Masjid al-Haram (The Sacred Mosque) Ihram.org.uk (terbuka di tab baru) C 2026-02-13
The Great Mosque of Mecca Britannica (terbuka di tab baru) B 2026-02-13
Masjid al-Haram - ArchNet ArchNet (terbuka di tab baru) B 2026-02-13
Masjid al-Haram - Welcome Saudi Welcome Saudi (terbuka di tab baru) D 2026-02-13
Masjid al-Haram - Madain Project Madain Project (terbuka di tab baru) B 2026-02-13
Zamzam Well - Zamzam.com Zamzam.com (terbuka di tab baru) A 2026-02-13
Nusuk - Performing Umrah Nusuk.sa (terbuka di tab baru) A 2026-02-13
Makkah - Online Information Mekka-Online.com (terbuka di tab baru) C 2026-02-13
Hajj and Umrah Planner HajjUmrahPlanner.com (terbuka di tab baru) C 2026-02-13