Langsung ke konten utama
Basilika Santo Paulus di Luar Tembok exterior
Beroperasi

Basilika Santo Paulus di Luar Tembok

Salah satu dari empat basilika kepausan utama di Roma, dibangun di atas makam Santo Paulus sang Rasul.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Basilika Santo Paulus di Luar Tembok

Mengunjungi Basilika Santo Paulus di Luar Tembok menawarkan pengalaman yang tenang dan mengagumkan. Arsitektur megah dan suasana spiritual basilika ini menciptakan rasa hormat yang mendalam. Pengunjung dapat menjelajahi interior basilika yang luas, mengagumi mosaik dan karya seni yang menakjubkan, serta merenungkan warisan abadi Rasul Paulus. Harapkan lingkungan yang damai dengan kesempatan untuk berdoa dan merenung.

Sorotan

  • Kagumi mosaik dan karya seni yang menakjubkan di seluruh basilika.
  • Kunjungi makam Santo Paulus, yang terletak di bawah altar utama.
  • Jelajahi selasar biara yang tenang dan situs arkeologi.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Berpakaianlah dengan sopan, karena ini adalah tempat ibadah.
  • Perhatikan jam buka basilika dan biaya masuk untuk area tertentu.
  • Pertimbangkan untuk mengikuti tur berpemandu untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan signifikansi basilika.

Lokasi

Piazzale San Paolo 1, 00146 Rome, Italy

Jam Buka: Basilika: 07.00 sampai 18.30 setiap hari. Selasar biara dan situs arkeologi: 09.00 sampai 17.30.

Cara Menuju: Metro: Basilica San Paolo, Jalur B. Bus: Jalur 23, 769, 770, 271, 269.

Petunjuk Arah (terbuka di tab baru)

Tentang

Basilika Santo Paulus di Luar Tembok adalah salah satu dari empat basilika kepausan utama di Roma, yang memegang posisi penting dalam sejarah dan tradisi Kristen. Bersama dengan Basilika Santo Yohanes Lateran, Santo Petrus, dan Santa Maria Mayor, basilika ini berdiri sebagai tujuan utama bagi para peziarah dan pencinta seni. Meskipun Basilika ini berada di dalam wilayah Italia, basilika ini dimiliki oleh Takhta Suci dan menikmati hak-hak ekstrateritorial.

Basilika ini awalnya diprakarsai oleh Kaisar Konstantinus I pada abad ke-4, menandai situs pemakaman Rasul Paulus. Selama berabad-abad, bangunan ini mengalami beberapa kali perluasan dan renovasi, yang memuncak pada rekonstruksi besar-besaran pada abad ke-19 setelah kebakaran yang merusak. Basilika yang sekarang sebagian besar mencerminkan gaya Neoklasik dari rekonstruksi ini, dengan tetap mempertahankan struktur aslinya yang memiliki satu panti umat (nave) dan empat lorong samping.

Hari ini, Basilika Santo Paulus di Luar Tembok terus berfungsi sebagai pusat ibadah Katolik yang hidup dan bukti dari warisan abadi Santo Paulus. Basilika ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1980, sebagai pengakuan atas signifikansi budaya dan sejarahnya. Pengunjung dapat menjelajahi arsitekturnya yang megah, mengagumi mosaik-mosaiknya yang menakjubkan, dan merenungkan warisan spiritual yang mendalam yang terkandung di dalam dinding-dindingnya.

Agama
Katolik
Status
Basilika Kepausan Utama, Gereja Biara
Dipersembahkan Kepada
Rasul Paulus
Dikonsekrasikan
Abad ke-4 M (basilika asli), 1840 (basilika yang dibangun kembali)
Arsitek (rekonstruksi)
Luigi Poletti
1700 years
Menyambut Jemaat
131.66 meters
Panjang Basilika
65 meters
Lebar Basilika

Pertanyaan Umum

Apa signifikansi dari Basilika Santo Paulus di Luar Tembok?

Basilika ini adalah salah satu dari empat basilika kepausan utama di Roma dan dibangun di atas makam Rasul Santo Paulus, menjadikannya tujuan ziarah yang penting dan bukti sejarah Kristen.

Kapan basilika yang asli dibangun?

Basilika yang asli diprakarsai oleh Kaisar Konstantinus I pada abad ke-4 dan ditahbiskan oleh Paus Silvester pada tahun 324 M.

Apa yang menyebabkan basilika dibangun kembali pada abad ke-19?

Kebakaran hebat pada tahun 1823 merusak basilika secara parah, memicu upaya rekonstruksi besar-besaran yang dimulai pada tahun 1825 dan diakhiri dengan penahbisan basilika yang dibangun kembali pada tahun 1854.

Apa saja fitur arsitektur utama dari basilika ini?

Fitur-fitur utamanya meliputi panti umat (nave) dan empat lorong samping, 80 kolom granit monolitik, langit-langit berhias kayu dan semen plester (stucco), mosaik di apse dan pada fasad, kloister yang dibangun pada abad ke-13, serta quadriportico besar dengan patung Santo Paulus.

Kapan jam kunjungan untuk Basilika Santo Paulus di Luar Tembok?

Basilika buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.30. Kloister dan situs arkeologi buka mulai pukul 09.00 hingga 17.30.

Garis Waktu

1st Century

Tempat Suci Didirikan di Atas Makam Santo Paulus

Setelah eksekusi Rasul Paulus sekitar tahun 67 M, para pengikutnya mendirikan sebuah tempat suci di atas tempat pemakamannya di sepanjang Via Ostiense.

Tonggak
4th Century

Konstantinus Memerintahkan Pembangunan Basilika

Kaisar Konstantinus I memerintahkan pembangunan sebuah basilika di atas makam sang Rasul, yang ditahbiskan oleh Paus Silvester pada tahun 324 M.

Tonggak
Late 4th Century

Basilika Diperluas oleh Para Kaisar

Antara tahun 386 dan 395, Kaisar Theodosius I, Valentinianus II, dan Honorius memperluas basilika secara signifikan, menciptakan sebuah panti umat (nave) dan empat lorong samping.

Tonggak
5th Century

Pekerjaan Mosaik Berlanjut

Pekerjaan pada mosaik berlanjut hingga masa kepausan Leo I (440-461).

Peristiwa
9th Century

Basilika Rusak akibat Penyerangan Saracen dan Gempa Bumi

Basilika mengalami kerusakan selama penyerangan Saracen. Pada tahun 801, gempa bumi menyebabkan atapnya runtuh, namun dibangun kembali oleh Leo III.

Renovasi
13th Century

Kloister Dibangun

Kloister dibangun antara tahun 1220 dan 1241, menampilkan kolom ganda dengan berbagai bentuk yang berbeda.

Tonggak
17th Century

Mosaik Ditambahkan pada Fasad

Luigi Poletti menghiasi bagian atas fasad dengan mosaik abad ke-17.

Renovasi
1823

Kebakaran Hebat Merusak Basilika

Kebakaran pada tahun 1823 merusak basilika secara parah, memicu upaya rekonstruksi besar-besaran.

Renovasi
1825–1854

Rekonstruksi Dimulai

Rekonstruksi dimulai antara tahun 1825 and 1854, dengan kontribusi dari berbagai negara.

Renovasi
1840

Altar Pengakuan Ditahbiskan

Paus Gregorius XVI mentahbiskan Altar Pengakuan dan Transept. Basilika dibuka kembali.

Persembahan
December 10, 1854

Basilika yang Dibangun Kembali Ditahbiskan

Paus Pius IX mentahbiskan basilika yang telah dibangun kembali.

Persembahan
1854–1874

Mosaik Fasad Selesai

Mosaik pada fasad selesai dikerjakan.

Renovasi
1890–1928

Quadriportico Dibangun

Guglielmo Calderini membangun quadriportico, berdasarkan proyek Luigi Poletti.

Renovasi
2005

Basilika Ditempatkan di Bawah Kendali Imam Agung

Paus Benediktus XVI menempatkan basilika di bawah kendali seorang imam agung.

Peristiwa
2024

Perjanjian Restorasi Ditandatangani

Kegubernuran Kota Vatikan dan Yayasan Heydar Aliyev menandatangani perjanjian untuk merestorasi Basilika.

Renovasi
October 23, 2025

Raja Charles III Mengunjungi Basilika

Raja Charles III mengunjungi basilika.

Peristiwa

Kuil Serupa

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (1)
Bidang Sumber Tingkat Diambil
About & Historical Background Vatican (terbuka di tab baru) A 2024-02-29