Informasi Pengunjung
Mengunjungi Bait Suci Seoul Korea
Bait Suci Seoul Korea menawarkan pengalaman yang tenang dan spiritual bagi para pengunjung. Meskipun tidak ada pusat pengunjung khusus, area bait suci terbuka untuk umum dan menyediakan lingkungan yang damai untuk merenung. Taman-taman yang ditata indah dan arsitektur bait suci menciptakan suasana yang khidmat. Pengunjung dapat menghargai signifikansi bait suci sebagai tempat sakral bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints.
Sorotan
- Taman-taman indah yang ditata rapi terbuka untuk umum.
- Desain arsitektur yang memadukan granit Korea.
- Kedekatan dengan Stasiun Sinchon di Jalur 2 Kereta Bawah Tanah Seoul.
Hal yang Perlu Diketahui
- Tidak ada pusat pengunjung di lokasi.
- Bait suci adalah bangunan keagamaan yang beroperasi; rasa hormat terhadap sifat sakralnya sangat diharapkan.
- Tempat parkir terbatas; transportasi umum sangat direkomendasikan.
Tips Kunjungan
Gunakan Transportasi Umum
Bait suci berlokasi strategis di dekat Stasiun Sinchon, menjadikan kereta bawah tanah sebagai cara termudah untuk menuju ke sana.
Berpakaian dengan Sopan
Saat mengunjungi area luar, harap berpakaian dengan sopan untuk menunjukkan rasa hormat terhadap sifat sakral bait suci.
Tentang
Bait Suci Seoul Korea berdiri sebagai mercusuar iman di jantung kota Seoul, Korea Selatan. Sebagai bait suci dari The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints, bait suci ini didedikasikan untuk prinsip-prinsip kasih, pelayanan, dan hubungan keluarga kekal. Berakar pada tradisi teologi Kristen, bait suci ini menyediakan ruang sakral bagi para anggota untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperkuat kehidupan spiritual mereka.
Diumumkan pada 1 April 1981 oleh Presiden Gereja Spencer W. Kimball, bait suci ini mewakili tonggak sejarah penting dalam pertumbuhan Gereja di Asia. Peletakan batu pertama dilakukan pada 9 Mei 1983 oleh Marvin J. Ashton dari Kuorum Dua Belas Rasul, dan setelah dua tahun pembangunan, bait suci ini didedikasikan pada 14-15 Desember 1985 oleh Gordon B. Hinckley. Pembangunan dan keberadaannya mencerminkan dedikasi dan iman dari para Orang Suci Korea.
Arsitektur bait suci ini merupakan adaptasi modern dari desain enam menara, diselesaikan dengan granit yang ditambang dari pegunungan Korea. Lokasi bait suci di lereng bukit menyediakan lingkungan yang tenang dan indah untuk beribadah dan merenung. Bait Suci Seoul Korea berfungsi sebagai jangkar spiritual bagi para anggota Gereja di Korea Selatan dan daerah sekitarnya, menyediakan tempat untuk tata cara sakral dan hubungan dengan warisan mereka.
Galeri
Elemen Simbolis
Eksterior kuil menampilkan ukiran rumit, masing-masing kaya akan makna spiritual:
Patung Angel Moroni
Patung Angel Moroni, yang menghiasi menara tertinggi bait suci, melambangkan pemulihan injil Yesus Kristus. Ini mewakili malaikat yang disebutkan dalam Kitab Wahyu yang terbang di tengah langit, membawa injil kekal untuk diberitakan kepada mereka yang diam di atas bumi.
Desain Enam Menara
Desain enam menara dari Seoul Korea Temple adalah adaptasi modern dari arsitektur bait suci tradisional. Menara-menara tersebut melambangkan upaya menjangkau ke arah surga dan hubungan antara alam duniawi dan ilahi. Desain ini mencerminkan peran bait suci sebagai ruang suci untuk pertumbuhan spiritual dan perjanjian kekal.
Eksterior Granit Korea
Bagian luar Seoul Korea Temple diselesaikan dengan granit yang ditambang dari pegunungan di Korea. Penggunaan bahan lokal melambangkan integrasi bait suci dengan lanskap dan budaya Korea. Granit melambangkan kekuatan, daya tahan, dan sifat abadi dari tujuan bait suci.
Ruang Baptisan
Ruang baptisan di Seoul Korea Temple adalah ruang suci tempat baptisan untuk orang mati dilaksanakan. Tata cara ini melambangkan pembersihan spiritual dan kesempatan bagi mereka yang telah meninggal dunia tanpa injil untuk menerima berkat-berkatnya. Ruang baptisan melambangkan sifat kekal dari kasih dan rencana Allah bagi semua anak-Nya.
Ruang Penyegelan
Ruang penyegelan di Seoul Korea Temple dikhususkan untuk penyatuan keluarga secara kekal. Pernikahan yang dilaksanakan di bait suci dianggap berlangsung selamanya, dan keluarga dapat disegel bersama, memastikan hubungan ini berlanjut melampaui kefanaan. Ruang penyegelan melambangkan pentingnya keluarga dalam rencana Allah.
Ruang Endowment
Ruang endowment di Seoul Korea Temple adalah tempat para anggota belajar lebih banyak tentang tujuan hidup dan membuat perjanjian untuk mengikuti Yesus Kristus. Ini mencakup instruksi, kitab suci, dan representasi simbolis, membantu para anggota memahami rencana Allah bagi kemajuan kekal mereka. Ruang endowment melambangkan perjalanan pertumbuhan spiritual dan pencerahan.
Taman Lanskap
Bait suci ini terletak di sebidang tanah lereng bukit seluas satu hektar dengan lanskap yang mencakup semak-semak, tanaman perdu, dan air mancur. Taman-taman tersebut menyediakan lingkungan yang damai dan tenang bagi pengunjung maupun anggota. Lanskap tersebut melambangkan keindahan ciptaan dan pentingnya terhubung dengan alam.
Air Mancur
Air mancur di area bait suci menyediakan lingkungan yang damai dan tenang bagi pengunjung maupun anggota. Air mancur melambangkan air hidup, simbol Yesus Kristus dan berkat-berkat injil. Air mancur ini adalah tempat berkumpul untuk merenung dan pembaruan spiritual.
Fakta Menarik
Seoul Korea Temple adalah bait suci pertama yang dibangun di daratan Asia.
Ini adalah bait suci ke-37 yang beroperasi dari The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints.
Bait suci ini diumumkan bersama delapan bait suci lainnya pada 1 April 1981, yang merupakan jumlah bait suci terbanyak yang pernah diumumkan pada satu waktu.
Rencana awal untuk bait suci diperbesar dan dirancang ulang sebanyak tiga kali karena para Orang Suci Korea menyumbangkan begitu banyak tabungan mereka.
Sebuah kantor misi dan gedung pertemuan diruntuhkan untuk memberi jalan bagi pembangunan bait suci.
Lebih dari 13.000 orang mengunjungi bait suci selama masa open house publik.
Bait suci ini berdiri di atas bukit yang menghadap ke Ewha Womans University, Yonsei University, and Sogang University.
Area bait suci memiliki taman-taman yang terbuka untuk umum.
Pentingnya keluarga dan leluhur adalah tradisi panjang di Korea, yang berkontribusi pada keputusan untuk membangun bait suci di sana.
Sesaat sebelum dedikasi, Presiden Gordon B. Hinckley mengingatkan kembali janji dari Presiden Spencer W. Kimball bahwa para Orang Suci Korea akan diberkati jika mereka menjalankan injil.
Pertanyaan Umum
Apa tujuan dari Seoul Korea Temple?
Seoul Korea Temple berfungsi sebagai tempat suci bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints untuk melaksanakan tata cara seperti baptisan, endowment, dan penyegelan, yang penting bagi pertumbuhan spiritual dan hubungan keluarga kekal mereka.
Kapan Seoul Korea Temple didedikasikan?
Seoul Korea Temple didedikasikan pada 14-15 Desember 1985 oleh Gordon B. Hinckley.
Bagaimana saya bisa mengunjungi Seoul Korea Temple?
Meskipun tidak ada pusat pengunjung, area bait suci terbuka untuk umum selama jam siang hari. Bait suci ini mudah diakses melalui Stasiun Sinchon di Seoul Subway Jalur 2.
Apa gaya arsitektur dari Seoul Korea Temple?
Seoul Korea Temple menampilkan adaptasi modern dari desain enam menara, diselesaikan dengan granit yang ditambang dari pegunungan di Korea.
Apa pentingnya bait suci dalam The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints?
Bait suci dianggap sebagai rumah Tuhan dan dikhususkan untuk tata cara khusus yang menjadi pusat iman. Tata cara ini meliputi baptisan, endowment, dan penyegelan, yang dipandang sebagai langkah-langkah penting dalam rencana Allah bagi anak-anak-Nya.
Cerita Pilihan
Dedikasi Seoul Korea Temple
December 14-15, 1985
Dedikasi Seoul Korea Temple merupakan peristiwa penting bagi Orang Suci Zaman Akhir di Korea Selatan. Penatua Gordon B. Hinckley memimpin dedikasi tersebut, menyatakan rasa syukur atas iman dan dedikasi para Orang Suci Korea. Upacara dedikasi dipenuhi dengan kekuatan spiritual, saat para anggota merasakan hubungan yang mendalam dengan warisan mereka dan berkat-berkat bait suci.
Selama doa dedikasi, Penatua Hinckley berdoa untuk kedamaian dan kemakmuran rakyat Korea, dan agar bait suci menjadi mercusuar terang dan kebenaran di tanah tersebut. Beliau menyatakan rasa syukur atas pengorbanan yang dilakukan oleh para Orang Suci Korea untuk membangun bait suci, dan atas iman mereka yang tak tergoyahkan pada injil Yesus Kristus. Dedikasi tersebut menandai babak baru dalam sejarah Gereja di Korea, saat bait suci menjadi pusat kekuatan spiritual dan hubungan keluarga kekal.
Sumber: https://www.thechurchnews.com/1985/12/22/20475037/korea-temple-dedicated-by-elder-hinckley
Pengumuman Seoul Korea Temple
April 1, 1981
Pengumuman Seoul Korea Temple pada 1 April 1981 oleh Presiden Gereja Spencer W. Kimball disambut dengan kegembiraan dan antisipasi yang besar oleh para Orang Suci Zaman Akhir di Korea Selatan. Pengumuman tersebut mengejutkan banyak orang, karena Gereja masih relatif kecil di Korea pada saat itu. Namun, Presiden Kimball memiliki visi tentang pertumbuhan Gereja di Asia, dan beliau tahu bahwa bait suci di Seoul akan menjadi berkat bagi para Orang Suci Korea.
Pengumuman tersebut dibuat di masa pergolakan politik dan sosial di Korea Selatan, namun para Orang Suci Korea tetap teguh dalam iman mereka. Mereka melihat bait suci sebagai simbol harapan dan janji akan hal-hal yang lebih baik di masa depan. Pengumuman tersebut menginspirasi mereka untuk bekerja lebih keras lagi dalam membangun Gereja di Korea, dan untuk membagikan injil kepada teman-teman dan tetangga mereka. Seoul Korea Temple menjadi simbol komitmen Gereja terhadap Asia dan kepercayaannya pada potensi rakyat Korea.
Sumber: https://www.churchofjesuschrist.org/church/news/ground-broken-for-seoul-korea-temple?lang=eng
Iman dan Pengorbanan Orang Suci Korea
1981-1985
Pembangunan Seoul Korea Temple merupakan bukti dari iman dan pengorbanan para Orang Suci Korea. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan tekanan sosial, mereka menyumbang dengan murah hati untuk dana bait suci, sering kali merelakan kenyamanan pribadi dan harta benda mereka sendiri. Komitmen mereka yang tak tergoyahkan pada injil dan keinginan mereka untuk memiliki bait suci di tanah mereka menginspirasi mereka untuk mengatasi setiap rintangan.
Para Orang Suci Korea juga secara sukarela meluangkan waktu berjam-jam untuk membantu membangun bait suci, bekerja bersama kontraktor profesional dan misionaris. Mereka membersihkan, mengecat, dan menata lanskap area bait suci, mencurahkan segenap hati dan jiwa mereka ke dalam proyek tersebut. Dedikasi dan kerja keras mereka mengubah lokasi bait suci menjadi ruang yang indah dan suci, sebuah bukti kasih mereka kepada Allah dan sesama manusia. Seoul Korea Temple berdiri sebagai simbol iman dan pengorbanan mereka, sebuah pengingat akan berkat-berkat yang datang dari melayani Tuhan.
Sumber: https://history.churchofjesuschrist.org/content/historic-sites/korea/seoul-korea-temple?lang=eng
Garis Waktu
Kim Ho Jik Dibaptis
Kim Ho Jik, orang Korea asli pertama yang bergabung dengan Gereja, dibaptis saat menempuh pendidikan di Cornell University di New York.
TonggakMisionaris Tiba
Misionaris pertama dari Orang Suci Zaman Akhir tiba di Korea Selatan untuk memulai penginjilan.
TonggakTanah Didedikasikan
Presiden Joseph Fielding Smith mendedikasikan tanah Korea untuk pemberitaan injil yang dipulihkan.
TonggakProperti Shinch'on Dibeli
Spencer J. Palmer, sebagai presiden misi, mengarahkan pembelian properti Shinch'on tempat bait suci sekarang berdiri.
TonggakAnggota Korea Melakukan Perjalanan ke Laie Hawaii Temple
Anggota dari Korea melakukan perjalanan ke Laie Hawaii Temple untuk berpartisipasi dalam tata cara bait suci.
PeristiwaPasak Pertama Dibuat
Pasak pertama di Korea dibuat di Seoul, menandai langkah signifikan dalam pertumbuhan Gereja.
TonggakBait Suci Diumumkan
Rencana untuk Seoul Korea Temple diumumkan oleh Presiden Gereja Spencer W. Kimball.
component.timeline.announcementUpacara Peletakan Batu Pertama
Peletakan batu pertama untuk Seoul Korea Temple dilakukan oleh Marvin J. Ashton dari Kuorum Dua Belas Rasul.
component.timeline.groundbreakingOpen House Publik Dimulai
Open house publik diadakan dari 26 November hingga 7 Desember, memungkinkan masyarakat untuk mengunjungi bait suci.
PeristiwaDedikasi Bait Suci
Seoul Korea Temple didedikasikan oleh Gordon B. Hinckley dalam beberapa sesi yang diadakan pada 14-15 Desember.
PersembahanPintu Masuk Kereta Bawah Tanah Ditambahkan
Pintu masuk kereta bawah tanah utama ditambahkan di dekat bait suci sehubungan dengan Olimpiade Musim Panas, meningkatkan aksesibilitas.
RenovasiBait Suci Pertama di Asia
Seoul Korea Temple menjadi bait suci pertama yang dibangun di daratan Asia.
TonggakPengumuman Beberapa Bait Suci
Seoul Korea Temple diumumkan bersama delapan bait suci lainnya, menandai jumlah bait suci terbanyak yang diumumkan pada satu waktu.
component.timeline.announcementPengorbanan Orang Suci Korea
Rencana awal untuk bait suci diperbesar dan dirancang ulang sebanyak tiga kali karena para Orang Suci Korea menyumbangkan begitu banyak tabungan mereka.
PeristiwaLokasi Bait Suci
Bait suci ini berdiri di atas bukit yang menghadap ke Ewha Womans University, Yonsei University, dan Sogang University.
TonggakSejarah per Dekade
Tahun 1950-an — Pekerjaan Misionaris Awal
Tahun 1950-an menandai awal berdirinya The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints di Korea Selatan. Pada tahun 1951, Kim Ho Jik, orang Korea asli pertama yang bergabung dengan Gereja, dibaptis saat belajar di Amerika Serikat. Misionaris pertama dari Orang Suci Zaman Akhir tiba di Korea Selatan pada tahun 1954, menghadapi tantangan dari negara yang dilanda perang. Pada tahun 1955, Presiden Joseph Fielding Smith mendedikasikan tanah Korea untuk pemberitaan injil yang dipulihkan, meletakkan landasan bagi pertumbuhan di masa depan.
Tahun 1960-an — Membangun Landasan
Selama tahun 1960-an, Gereja mulai membangun landasan yang lebih kuat di Korea Selatan. Orang Suci Korea mulai menyatakan keinginan mereka untuk memiliki bait suci di tanah air mereka. Pada tahun 1965, Spencer J. Palmer, sebagai presiden misi, memainkan peran kunci dalam membeli properti Shinch'on, yang di kemudian hari menjadi lokasi Seoul Korea Temple. Upaya-upaya awal ini meletakkan dasar bagi pembangunan bait suci tersebut.
Tahun 1970-an — Pertumbuhan dan Persiapan
Tahun 1970-an menyaksikan pertumbuhan dan persiapan yang signifikan untuk bait suci di masa depan. Pada tahun 1970, anggota dari Korea melakukan perjalanan ke Laie Hawaii Temple untuk berpartisipasi dalam tata cara bait suci, menyoroti komitmen mereka terhadap peribadatan bait suci. Pasak pertama di Korea dibentuk di Seoul pada tahun 1973, menandai tonggak sejarah dalam perkembangan organisasi Gereja. Perkembangan ini membuka jalan bagi pengumuman Seoul Korea Temple.
Tahun 1980-an — Pembangunan dan Dedikasi Bait Suci
Tahun 1980-an adalah dekade penting bagi Gereja di Korea Selatan, yang ditandai dengan pengumuman, pembangunan, dan dedikasi Seoul Korea Temple. Bait suci diumumkan pada 1 April 1981, dan peletakan batu pertama dilakukan pada 9 Mei 1983. Open house publik diadakan pada akhir tahun 1985, dan bait suci didedikasikan pada 14-15 Desember 1985 oleh Gordon B. Hinckley. Dedikasi tersebut menandai era baru bagi Gereja di Korea, menyediakan ruang suci bagi para anggota untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Tahun 1990-an — Konsolidasi dan Pelayanan
Tahun 1990-an adalah masa konsolidasi dan peningkatan pelayanan bagi Gereja di Korea Selatan. Seoul Korea Temple menjadi pusat kekuatan spiritual bagi para anggota di wilayah tersebut. Gereja berfokus pada penguatan keluarga dan masyarakat melalui berbagai proyek pelayanan dan program penjangkauan. Bait suci terus memainkan peran penting dalam kehidupan para Orang Suci Korea.
Tahun 2000-an — Pertumbuhan Berkelanjutan dan Penjangkauan
Tahun 2000-an menyaksikan pertumbuhan berkelanjutan dan penjangkauan bagi Gereja di Korea Selatan. Gereja memperluas upaya kemanusiaannya, memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Seoul Korea Temple terus berfungsi sebagai mercusuar iman, menarik pengunjung dan anggota. Gereja berfokus pada mempromosikan dialog antaragama dan membangun hubungan dengan komunitas agama lainnya.
Arsitektur dan Fasilitas
Bait Suci Seoul Korea menampilkan adaptasi modern dari desain enam menara, memadukan elemen arsitektur kontemporer dengan estetika bait suci tradisional. Bagian luar bait suci diselesaikan dengan granit yang ditambang dari pegunungan di Korea, memberikan kesan kekuatan dan keabadian. Desain ini mencerminkan peran bait suci sebagai ruang sakral untuk pertumbuhan spiritual dan perjanjian kekal.
Bahan Bangunan
Granit Korea
Bagian luar Bait Suci Seoul Korea diselesaikan dengan granit yang ditambang dari pegunungan di Korea. Granit ini memberikan kesan kekuatan, daya tahan, dan hubungan dengan lanskap lokal pada bait suci.
Baja
Baja digunakan dalam kerangka struktural bait suci untuk memberikan stabilitas dan dukungan. Kerangka baja sangat penting untuk menahan gempa bumi dan bencana alam lainnya.
Kaca
Kaca digunakan pada jendela dan atap kaca bait suci untuk memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam bangunan. Cahaya alami menciptakan suasana yang terang dan menyambut di dalam bait suci.
Kayu
Kayu digunakan dalam penyelesaian interior bait suci, seperti pintu, lis hiasan, dan perabotan. Kayu menambahkan kehangatan dan keindahan pada ruang interior bait suci.
Fitur Interior
Ruang Pembaptisan
Ruang pembaptisan adalah ruang sakral di mana Baptism for the Dead dilaksanakan. Bejana baptisan disangga oleh dua belas lembu jantan, yang melambangkan dua belas suku Israel.
Ruang Endowment
Ruang Endowment adalah tempat para anggota mempelajari lebih lanjut tentang tujuan hidup dan membuat perjanjian untuk mengikuti Yesus Kristus. Ruangan-ruangan ini dihiasi dengan karya seni dan perabotan yang indah.
Ruang Sealing
Ruang Sealing didedikasikan untuk penyatuan kekal keluarga. Pernikahan yang dilaksanakan di bait suci dianggap berlangsung selamanya, dan keluarga dapat dimeteraikan bersama, memastikan hubungan ini berlanjut melampaui kematian. Ruangan-ruangan ini dihiasi dengan cermin untuk melambangkan sifat kekal dari hubungan keluarga.
Celestial Room
Celestial Room adalah ruang yang tenang dan damai di mana para anggota dapat merenung dan berdoa. Ruangan ini dihiasi dengan aksen putih dan emas, melambangkan kesucian dan keilahian.
Area Kuil
Bait suci ini terletak di sebidang tanah lereng bukit seluas satu hektar dengan lanskap yang mencakup semak-semak, tanaman perdu, dan air mancur. Taman-taman tersebut menyediakan lingkungan yang damai dan tenang bagi para pengunjung maupun anggota.
Fasilitas Tambahan
Bait suci ini mencakup pusat kedatangan dan perumahan pelindung bagi mereka yang melakukan perjalanan jauh untuk menghadiri bait suci.
Makna Keagamaan
Bait Suci Seoul Korea adalah rumah Tuhan yang kudus, didedikasikan untuk prinsip-prinsip kasih, pelayanan, dan hubungan keluarga kekal. Sebagai bait suci dari The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints, bait suci ini berakar pada tradisi teologi Kristen dan menyediakan ruang bagi para anggota untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Tujuan utama dari Bait Suci Seoul Korea adalah untuk menyediakan ruang sakral bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints untuk melaksanakan tata cara yang penting bagi pertumbuhan spiritual dan keselamatan kekal mereka.
Upacara Suci
Baptism for the Dead
Baptism for the Dead adalah tata cara perwakilan yang dilaksanakan di bait suci, memungkinkan individu yang telah meninggal dunia tanpa kesempatan untuk dibaptis untuk menerima tata cara penting ini. Ini melambangkan pembersihan spiritual dan jalan masuk ke dalam perjanjian Allah.
Endowment
Endowment adalah tata cara sakral di mana para anggota mempelajari lebih lanjut tentang tujuan hidup dan membuat perjanjian untuk mengikuti Yesus Kristus. Ini mencakup instruksi, tulisan suci, dan representasi simbolis, membantu para anggota memahami rencana Allah bagi kemajuan kekal mereka.
Sealing
Sealing merujuk pada penyatuan kekal keluarga. Pernikahan yang dilaksanakan di bait suci dianggap berlangsung selamanya, dan keluarga dapat dimeteraikan bersama, memastikan hubungan ini berlanjut melampaui kematian. Tata cara ini menekankan pentingnya keluarga dalam rencana Allah.
Tradisi Abrahamik
Sebagai bagian dari kelompok teologi Kristen, The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints berbagi akar dalam tradisi Abrahamik. Bait suci berfungsi sebagai tempat di mana para anggota dapat terhubung dengan warisan spiritual mereka dan memperkuat hubungan mereka dengan Allah.
Keluarga Kekal
Ajaran utama dari The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints adalah kepercayaan pada keluarga kekal. Bait suci menyediakan ruang sakral dan tata cara yang diperlukan untuk menciptakan dan memperkuat ikatan keluarga kekal, memastikan bahwa hubungan ini berlanjut melampaui kematian.
Kuil Serupa
Sumber dan Penelitian
Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.
Lihat Semua Sumber (4)
| Bidang | Sumber | Tingkat | Diambil |
|---|---|---|---|
| About & Historical Background | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (opens in a new tab) | A | 2024-01-03 |
| About & Historical Background | ChurchofJesusChristTemples.org (opens in a new tab) | C | 2024-01-03 |
| Symbolic Elements | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (opens in a new tab) | A | 2024-01-03 |
| Interesting Facts | CVGoTravel.com (opens in a new tab) | C | 2024-01-03 |