Informasi Pengunjung
Mengunjungi Sacred Grove
Sacred Grove menawarkan pengalaman yang tenang dan penuh perenungan bagi para pengunjung. Jalan setapak tanah yang saling terhubung berkelok-kelok melewati hutan yang damai, mengundang kontemplasi sunyi dan hubungan dengan alam. Bangku-bangku ditempatkan di seluruh area hutan, menyediakan kesempatan untuk beristirahat dan bermeditasi. Suasananya dipenuhi dengan rasa hormat dan ketenangan, memungkinkan pengunjung untuk merenungkan pentingnya Penglihatan Pertama.
Sorotan
- Berjalan di jalan setapak yang tenang melewati area hutan.
- Merenungkan pentingnya Penglihatan Pertama.
- Mengunjungi Pusat Pengunjung (Welcome Center) dan replika rumah keluarga Smith.
Hal yang Perlu Diketahui
- Jalan setapaknya berupa tanah dan mungkin tidak rata di beberapa tempat.
- Kursi roda medan berat (off-road) tersedia di Pusat Pengunjung.
- Hutan ini buka sepanjang tahun, namun kondisinya dapat bervariasi tergantung musim.
Tips Kunjungan
Kenakan sepatu yang nyaman
Jalan setapaknya berupa tanah dan mungkin tidak rata, jadi disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman.
Bawa air minum
Terutama selama bulan-bulan yang lebih hangat, ada baiknya membawa air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Sediakan waktu yang cukup
Rencanakan untuk menghabiskan setidaknya satu atau dua jam untuk merasakan sepenuhnya pengalaman di Sacred Grove.
Tentang
Sacred Grove adalah area berhutan yang terletak di dekat Palmyra, New York, tempat Joseph Smith Jr., pendiri gerakan Orang Suci Zaman Akhir, menyatakan bahwa ia mengalami Penglihatan Pertama pada musim semi tahun 1820. Peristiwa ini dianggap sebagai momen mendasar dalam sejarah Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, yang menandai dimulainya Pemulihan injil.
Bagi para anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Sacred Grove memiliki arti penting yang unik sebagai tempat di mana Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus, menampakkan diri kepada Joseph Smith sebagai tanggapan atas doanya untuk memohon bimbingan. Teofani ini dipahami telah memulai pemulihan Gereja Kristus di atas bumi.
Sacred Grove terletak di tempat yang dulunya merupakan pertanian keluarga Smith, di dekat kota Palmyra dan Manchester, New York. Ketika keluarga Smith pindah ke properti seluas 100 hektar tersebut pada tahun 1818, sebagian besar tanahnya berupa hutan. Pada tahun 1820, keluarga tersebut telah membuka sekitar 30 hektar untuk pertanian, menyisakan hutan yang cukup luas di sisi timur dan barat properti tersebut. Lokasi pasti dari Penglihatan Pertama di dalam hutan kecil tersebut tidak diketahui secara pasti. Saat ini, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah yang terbuka untuk umum.
Galeri
Elemen Simbolis
Eksterior kuil menampilkan ukiran rumit, masing-masing kaya akan makna spiritual:
Pohon Saksi
Ini adalah beberapa pohon yang diyakini telah ada di Sacred Grove selama Penglihatan Pertama Joseph Smith pada tahun 1820. Mereka berfungsi sebagai saksi bisu untuk peristiwa penting ini, menghubungkan pengunjung modern dengan sejarah suci hutan tersebut. Kehadiran mereka membangkitkan rasa kesinambungan dan penghormatan terhadap masa lalu.
Jalan Setapak yang Tenang
Jalan tanah berkelok-kelok yang melintasi Sacred Grove mengundang pengunjung untuk memperlambat langkah, merenung, dan terhubung dengan alam. Jalan setapak ini melambangkan perjalanan iman dan pencarian pemahaman spiritual. Berjalan di jalur ini memungkinkan kontemplasi pribadi dan apresiasi yang lebih mendalam terhadap suasana damai di hutan tersebut.
Sinar Matahari Melalui Pepohonan
Sinar matahari yang menyaring melalui kanopi pepohonan di Sacred Grove melambangkan cahaya dan bimbingan ilahi. Penerangan alami ini menciptakan rasa harapan dan inspirasi, reminding pengunjung akan kehadiran Allah dalam hidup mereka. Cahaya yang belang-belang melambangkan kejelasan dan pemahaman yang dapat ditemukan melalui doa dan refleksi.
Lantai Hutan
Lantai hutan, yang tertutup dedaunan dan unsur-unsur alami, melambangkan aspek landasan dan pengasuhan dari iman. Ini mewakili hubungan dengan bumi serta pentingnya kerendahan hati dan kesederhanaan. Siklus alami pertumbuhan dan pembusukan mengingatkan pengunjung akan sifat kekal kehidupan dan proses perkembangan spiritual yang berkelanjutan.
Bangku untuk Refleksi
Tersebar di seluruh Sacred Grove adalah bangku-bangku kayu sederhana, mengundang pengunjung untuk berhenti sejenak, duduk, dan merenungkan perjalanan spiritual mereka. Bangku-bangku ini melambangkan pentingnya meluangkan waktu untuk introspeksi dan doa. Mereka menyediakan ruang untuk kontemplasi yang tenang dan hubungan yang lebih mendalam dengan ilahi.
Kanopi
Kanopi pepohonan yang melengkung di Sacred Grove menciptakan rasa tertutup dan perlindungan. Ini melambangkan kehadiran Allah yang melindungi dan keselamatan yang ditemukan dalam iman. Kanopi ini juga mewakili keterkaitan dari segala sesuatu, mengingatkan pengunjung akan pentingnya komunitas dan dukungan dalam kehidupan spiritual mereka.
Keheningan
Keheningan yang tenang di Sacred Grove menawarkan istirahat dari kebisingan dan gangguan dunia. Keheningan ini melambangkan kedamaian dan kejelasan yang dapat ditemukan melalui meditasi dan doa. Ini memungkinkan pengunjung untuk mendengarkan suara Roh yang tenang dan lembut serta menerima wahyu pribadi.
Pohon Mapel
Pohon mapel digunakan oleh keluarga Smith untuk memanen sirup mapel. Pohon mapel mewakili kerja keras dan akal budi keluarga Smith. Mereka juga melambangkan kemanisan injil dan berkat-berkat yang datang dari mengikuti perintah-perintah Allah.
Fakta Menarik
Sacred Grove dianggap sebagai lokasi Penglihatan Pertama, sebuah peristiwa landasan dalam gerakan Orang Suci Zaman Akhir.
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah.
Hutan ini terdiri dari serangkaian jalur tanah yang saling terhubung untuk dilalui pengunjung.
Hanya beberapa pohon yang diyakini telah ada pada tahun 1820. Pohon-pohon ini disebut sebagai ‘Pohon Saksi’.
Sacred Grove adalah bagian dari Pertanian Keluarga Smith, yang mencakup pusat sambutan dan replika rumah.
Pengunjung dapat menjelajahi hutan ini sendiri dan menghabiskan waktu selama yang mereka inginkan di area tersebut.
Keluarga Smith menggunakan pohon-pohon di hutan tersebut untuk memanen sirup mapel.
Sacred Grove dipandang sebagai situs suci oleh Orang Suci Zaman Akhir.
Situs ini terbuka untuk umum sepanjang tahun.
Misionaris tersedia untuk memberikan tur dan menjawab pertanyaan.
Pertanyaan Umum
Apa signifikansi dari Sacred Grove?
Sacred Grove dianggap sebagai lokasi di mana Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertamanya pada tahun 1820, sebuah peristiwa landasan dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Ini dipandang sebagai awal dari Pemulihan injil.
Di mana lokasi Sacred Grove?
Sacred Grove terletak di dekat Palmyra, New York, di tempat yang dulunya merupakan pertanian keluarga Smith. Alamatnya adalah 843 Stafford Road, Palmyra, New York 14522, AS.
Siapa yang memelihara Sacred Grove?
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah, terbuka untuk umum.
Apa yang bisa dilakukan pengunjung di Sacred Grove?
Pengunjung dapat berjalan di jalur yang tenang melalui hutan berpepohonan, merenungkan signifikansi Penglihatan Pertama, mengunjungi Pusat Sambutan, dan mengunjungi replika rumah-rumah keluarga Smith. Bangku-bangku tersedia untuk perenungan yang tenang.
Apakah Sacred Grove dapat diakses oleh penyandang disabilitas?
Ya, peningkatan telah dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road yang tersedia di Pusat Sambutan.
Apakah ada pohon tertentu yang dianggap istimewa?
Ya, hanya beberapa pohon yang diyakini telah ada pada tahun 1820. Pohon-pohon ini disebut sebagai ‘Pohon Saksi’.
Cerita Pilihan
Penglihatan Pertama Joseph Smith
Spring 1820
Pada musim semi tahun 1820, Joseph Smith yang masih muda mencari bimbingan ilahi di sebuah pepohonan dekat rumahnya di Palmyra, New York. Terganggu oleh semangat keagamaan pada masa itu dan tidak yakin gereja mana yang harus diikuti, dia berpaling ke Alkitab untuk mencari jawaban. Terinspirasi oleh Yakobus 1:5, ‘Jika di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,’ Joseph memberanikan diri pergi ke hutan untuk berdoa.
Saat dia berlutut dalam doa, Joseph dikuasai oleh kekuatan dahsyat yang seolah-olah mengikat lidahnya. Di tengah perjuangan ini, dia melihat seberkas cahaya di atas kepalanya, lebih terang dari matahari. Saat cahaya itu turun, dia melihat dua orang berdiri di atasnya di udara, salah satu dari mereka berbicara, menunjuk ke yang lain dan berkata, ‘Inilah Putra-Ku yang Terkasih. Dengarkan Dia!’
Manifestasi ilahi ini, yang dikenal sebagai Penglihatan Pertama, adalah peristiwa landasan dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Ini menandai awal dari pelayanan kenabian Joseph Smith dan pemulihan injil Yesus Kristus ke bumi. Sacred Grove berdiri sebagai kesaksian akan momen penting ini, mengundang pengunjung untuk merenungkan kekuatan doa dan kenyataan wahyu ilahi.
Sumber: Joseph Smith—History 1:5-20
Hubungan Keluarga Smith dengan Tanah
1818–1830
Kepindahan keluarga Smith ke Palmyra, New York, pada tahun 1818 menandai babak baru dalam kehidupan mereka. Mereka menetap di pertanian seluas 100 ekar, yang sebagian besar tertutup hutan. Keluarga tersebut bekerja dengan rajin untuk membersihkan lahan, membangun rumah, dan bercocok tanam. Sacred Grove adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka, menyediakan sumber daya untuk kelangsungan hidup dan tempat untuk refleksi yang tenang.
Keluarga Smith menggunakan pohon-pohon di hutan tersebut untuk berbagai keperluan, termasuk memanen sirup mapel dan kayu bakar. Mereka juga menemukan pelipur lara dan inspirasi dalam keindahan lingkungan alam sekitarnya. Hutan tersebut menjadi tempat perlindungan bagi keluarga, tempat di mana mereka dapat melarikan diri dari tantangan kehidupan pionir dan terhubung dengan ilahi.
Hubungan mendalam keluarga Smith dengan tanah terlihat jelas dalam upaya mereka untuk melestarikan Sacred Grove. Terlepas dari kebutuhan untuk membersihkan lahan untuk bertani, mereka dengan cermat memelihara area berhutan tersebut, menyadari signifikansi spiritualnya yang unik. Penatalayanan mereka terhadap hutan tersebut mencerminkan penghormatan mereka terhadap alam dan keyakinan mereka akan pentingnya melestarikan ruang-ruang suci.
Sumber: Lucy Mack Smith, Biographical Sketches of Joseph Smith the Prophet
Sacred Grove sebagai Tempat Ziarah
Present Day
Hari ini, Sacred Grove adalah tempat ziarah bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints and orang lain yang mencari inspirasi spiritual. Pengunjung dari seluruh dunia datang untuk berjalan di jalur yang tenang, merenungkan Penglihatan Pertama, dan terhubung dengan sejarah suci situs tersebut. Hutan ini menawarkan istirahat dari kebisingan dan gangguan kehidupan modern, mengundang kontemplasi yang tenang dan wahyu pribadi.
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints telah melestarikan Sacred Grove dengan cermat, memastikan bahwa tempat itu tetap menjadi tempat kedamaian dan penghormatan. Jalur-jalurnya terpelihara dengan baik, dan bangku-bangku disediakan bagi pengunjung untuk beristirahat dan merenung. Misionaris tersedia untuk menjawab pertanyaan dan membagikan sejarah situs tersebut.
Sacred Grove berdiri sebagai kesaksian akan kekuatan iman yang abadi dan pentingnya melestarikan ruang-ruang suci. Ini adalah tempat di mana pengunjung dapat terhubung dengan ilahi, menemukan pelipur lara di alam, dan memperoleh apresiasi yang lebih mendalam terhadap sejarah Pemulihan. Hutan ini terus menginspirasi dan mengangkat mereka yang mencari bimbingan dan pemahaman spiritual.
Sumber: Personal experiences of visitors to the Sacred Grove
Garis Waktu
Keluarga Smith Pindah ke Palmyra
Keluarga Smith pindah ke pertanian seluas 100 ekar dekat Palmyra, New York, yang sebagian besar berupa hutan.
TonggakPenglihatan Pertama Joseph Smith
Joseph Smith Jr. melaporkan Penglihatan Pertamanya di Sacred Grove, di mana dia melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus.
TonggakPembersihan Lahan
Keluarga Smith membersihkan sekitar 30 ekar properti untuk bertani, sambil melestarikan hutan di sekitarnya.
PeristiwaMunculnya Istilah ‘Sacred Grove’
Istilah ‘Sacred Grove’ mulai umum digunakan untuk merujuk pada area berhutan di pertanian Smith.
PeristiwaKunjungan George Albert Smith
Rasul George Albert Smith mengunjungi Sacred Grove dan mencatat pengalamannya, meningkatkan keunggulan situs tersebut.
PeristiwaPerayaan Seratus Tahun
Gereja memperingati seratus tahun Penglihatan Pertama, yang semakin menekankan signifikansi Sacred Grove.
PeristiwaAkuisisi oleh Gereja
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai memperoleh tanah di area tersebut, termasuk bagian dari Sacred Grove.
TonggakUpaya Memperindah
Gereja melakukan upaya untuk memperindah dan melestarikan Sacred Grove, menanam pohon dan membuat jalan setapak.
RenovasiPembangunan Pusat Pengunjung
Sebuah pusat pengunjung dibangun di dekat Sacred Grove untuk menampung jumlah pengunjung yang terus bertambah.
RenovasiRestorasi Pertanian Keluarga Smith
Gereja melakukan proyek restorasi besar-besaran di Pertanian Keluarga Smith, termasuk replika rumah kayu dan rumah rangka.
RenovasiDedikasi Pusat Sambutan Baru
Sebuah pusat sambutan baru didedikasikan, menyediakan fasilitas yang ditingkatkan bagi pengunjung ke Sacred Grove dan Pertanian Keluarga Smith.
PersembahanAksesibilitas yang Ditingkatkan
Peningkatan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road.
RenovasiPelestarian Berkelanjutan
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints terus memelihara dan melestarikan Sacred Grove sebagai situs bersejarah, terbuka untuk umum.
PeristiwaKunjungan Joseph F. Smith
Presiden Joseph F. Smith mengunjungi Sacred Grove dan mempersembahkan doa yang mendedikasikan situs tersebut.
PeristiwaPenataan Lanskap yang Luas
Penataan lanskap dan pekerjaan jalur yang luas dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.
RenovasiSejarah per Dekade
Tahun 1810-an
Keluarga Smith, yang dipimpin oleh Joseph Smith Sr. dan Lucy Mack Smith, bermigrasi ke New York bagian barat untuk mencari peluang ekonomi dan tempat tinggal bagi keluarga mereka yang terus berkembang. Mereka awalnya tinggal di Palmyra sebelum pindah ke sebuah pertanian di Manchester yang berdekatan. Dekade ini menandai masa transisi dan kesulitan bagi keluarga tersebut saat mereka menghadapi tantangan finansial dan berusaha memantapkan diri di komunitas baru. Daerah tersebut dikenal dengan semangat keagamaannya, dengan berbagai denominasi yang bersaing untuk mendapatkan penganut baru selama Kebangkitan Besar Kedua.
Tahun 1820-an
“Saya melihat dua Orang, yang terang dan kemuliaan-Nya tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata, berdiri di atas saya di udara.”
Pada musim semi tahun 1820, Joseph Smith Jr., yang saat itu masih muda, mencari bimbingan ilahi di sebuah pepohonan dekat rumahnya. Merasa terganggu oleh pertikaian keagamaan pada masa itu, dia berdoa untuk mengetahui gereja mana yang harus dia ikuti. Menurut penuturannya, dia menerima penglihatan tentang Allah Bapa dan Yesus Kristus, yang menginstruksikannya untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada. Peristiwa ini, yang dikenal sebagai Penglihatan Pertama, dianggap sebagai momen landasan dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Keluarga Smith terus menggarap pertanian mereka, menghadapi keberhasilan maupun kegagalan.
Tahun 1830-an
Setelah pengorganisasian The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints pada tahun 1830, Joseph Smith dan para pengikutnya menghadapi tentangan dan penganiayaan yang meningkat di New York. Akibatnya, mereka mengambil keputusan untuk pindah ke Ohio, mendirikan pusat baru Gereja di Kirtland. Pertanian keluarga Smith di Manchester ditinggalkan saat mereka memulai babak baru dalam perjalanan keagamaan mereka. Namun, Sacred Grove tetap menjadi landmark penting dalam sejarah awal Gereja.
Tahun 1840-an–1890-an
Selama periode ini, Sacred Grove secara bertahap memudar dari keunggulannya karena para Orang Suci Zaman Akhir berfokus pada pembangunan komunitas di Ohio, Missouri, dan akhirnya Utah. Hutan tersebut tetap berada dalam kepemilikan pribadi, dan signifikansinya terutama diingat melalui catatan sejarah dan ingatan pribadi. Namun, ingatan tentang Penglihatan Pertama dan hubungan hutan tersebut dengan pengalaman spiritual awal Joseph Smith terus bergema di dalam Gereja.
Tahun 1900-an–1940-an
Pada awal abad ke-20, The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai memperoleh tanah di sekitar pertanian keluarga Smith, termasuk bagian dari Sacred Grove. Ini menandai minat baru dalam melestarikan situs-situs bersejarah yang terkait dengan asal-usul Gereja. Upaya dilakukan untuk memperindah dan memelihara hutan tersebut, mengubahnya menjadi tempat ziarah dan refleksi.
Tahun 1950-an–Sekarang
Sacred Grove telah menjadi daya tarik utama bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints dan orang lain yang tertarik dengan sejarah Pemulihan. Gereja telah membangun pusat pengunjung di dekat hutan tersebut, menyediakan informasi dan sumber daya bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang Penglihatan Pertama Joseph Smith. Hutan itu sendiri telah dilestarikan dengan cermat, dengan jalan setapak dan bangku-bangku yang mengundang pengunjung untuk merenungkan signifikansi ruang suci ini. Sacred Grove berdiri sebagai kesaksian akan kekuatan iman yang abadi dan pentingnya melestarikan landmark bersejarah.
Arsitektur dan Fasilitas
Alih-alih struktur buatan manusia, Sacred Grove adalah lanskap Hutan Alami, berupa area seluas sepuluh hektar yang terdiri dari hutan kayu keras campuran yang menampilkan pohon mapel gula dewasa, pohon beech Amerika, dan pohon ek merah, yang dilestarikan dalam keadaan aslinya sebagai lanskap kontemplatif dan bersejarah yang signifikan.
Bahan Bangunan
Pohon Asli
Sacred Grove sebagian besar terdiri dari pohon-pohon asli, termasuk mapel, ek, dan beech, yang menciptakan lingkungan yang alami dan tenang. Pohon-pohon ini memberikan keteduhan, perlindungan, dan rasa terhubung dengan bumi.
Jalan Setapak Tanah
Jalan setapak di seluruh hutan terbuat dari tanah alami, memberikan pengalaman yang pedesaan dan autentik bagi para pengunjung. Jalan setapak ini berkelok-kelok di antara pepohonan, mengundang kontemplasi dan perenungan yang sunyi.
Fitur Interior
Ruang Terbuka
Sacred Grove menampilkan ruang terbuka dan tempat terbuka yang memungkinkan cahaya alami menyaring melalui pepohonan. Ruang-ruang ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berkumpul, bermeditasi, dan terhubung dengan lingkungan sekitar.
Bangku yang Tenang
Tersebar di seluruh hutan adalah bangku-bangku kayu sederhana, mengundang pengunjung untuk berhenti sejenak, duduk, dan merenungkan perjalanan spiritual mereka. Bangku-bangku ini menyediakan ruang untuk kontemplasi sunyi dan hubungan yang lebih mendalam dengan yang ilahi.
Area Kuil
Sacred Grove dicirikan oleh latar hutan alamnya, dengan berbagai macam pohon, tanaman, dan satwa liar. Area ini dipelihara dengan cermat untuk melestarikan keindahan dan ketenangan hutan. Jalur pejalan kaki berkelok-kelok di antara pepohonan, mengundang pengunjung untuk menjelajah dan terhubung dengan alam.
Makna Keagamaan
Sacred Grove memiliki signifikansi keagamaan yang mendalam bagi para anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir sebagai tempat di mana Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertama. Peristiwa ini dianggap sebagai awal dari Pemulihan injil Yesus Kristus ke bumi.
Tujuan dari Sacred Grove adalah untuk menyediakan tempat bagi refleksi spiritual, doa, dan hubungan dengan yang ilahi. Tempat ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya mencari kebenaran dan bimbingan dari Allah.
Upacara Suci
Doa
Doa adalah praktik utama dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, dan Sacred Grove dianggap sebagai tempat yang sangat sakral untuk memanjatkan doa kepada Allah. Pengunjung sering datang ke hutan ini untuk berdoa memohon bimbingan, penghiburan, dan inspirasi.
Refleksi
Sacred Grove menyediakan lingkungan yang damai dan tenang untuk merenungkan hal-hal spiritual. Pengunjung sering datang ke hutan ini untuk merenungkan ajaran-ajaran Yesus Kristus, sejarah Pemulihan, dan hubungan pribadi mereka sendiri dengan Allah.
Penglihatan Pertama
Penglihatan Pertama adalah peristiwa mendasar yang memberikan signifikansi keagamaan bagi Sacred Grove. Ini adalah peristiwa di mana Joseph Smith Jr. melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus serta menerima petunjuk untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada saat itu. Penglihatan ini menandai dimulainya pelayanan kenabian Joseph Smith dan pemulihan injil Yesus Kristus ke bumi.
Kuil Serupa
Sumber dan Penelitian
Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.
Lihat Semua Sumber (2)
| Bidang | Sumber | Tingkat | Diambil |
|---|---|---|---|
| Historical Timeline | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (terbuka di tab baru) | A | 2024-01-02 |
| Historical Context | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (terbuka di tab baru) | A | 2024-01-02 |