Langsung ke konten utama
Sacred Grove exterior
Beroperasi

Sacred Grove

Sebuah hutan kecil yang sakral di New York tempat Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertama, sebuah peristiwa mendasar dalam sejarah Orang-Orang Suci Zaman Akhir.

Gulir untuk menjelajah

Informasi Pengunjung

Mengunjungi Sacred Grove

Sacred Grove menawarkan pengalaman yang tenang dan penuh perenungan bagi para pengunjung. Jalan setapak tanah yang saling terhubung berkelok-kelok melewati hutan yang damai, mengundang kontemplasi sunyi dan hubungan dengan alam. Bangku-bangku ditempatkan di seluruh area hutan, menyediakan kesempatan untuk beristirahat dan bermeditasi. Suasananya dipenuhi dengan rasa hormat dan ketenangan, memungkinkan pengunjung untuk merenungkan pentingnya Penglihatan Pertama.

Sorotan

  • Berjalan di jalan setapak yang tenang melewati area hutan.
  • Merenungkan pentingnya Penglihatan Pertama.
  • Mengunjungi Pusat Pengunjung (Welcome Center) dan replika rumah keluarga Smith.

Hal yang Perlu Diketahui

  • Jalan setapaknya berupa tanah dan mungkin tidak rata di beberapa tempat.
  • Kursi roda medan berat (off-road) tersedia di Pusat Pengunjung.
  • Hutan ini buka sepanjang tahun, namun kondisinya dapat bervariasi tergantung musim.

Lokasi

843 Stafford Road, Palmyra, New York 14522, USA

Jam Buka: Buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00

Cara Menuju: Terletak di 843 Stafford Road, Palmyra, New York. Tempat parkir tersedia di Pusat Pengunjung.

Petunjuk Arah (terbuka di tab baru)

Tips Kunjungan

Kenakan sepatu yang nyaman

Jalan setapaknya berupa tanah dan mungkin tidak rata, jadi disarankan untuk mengenakan sepatu yang nyaman.

Bawa air minum

Terutama selama bulan-bulan yang lebih hangat, ada baiknya membawa air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Sediakan waktu yang cukup

Rencanakan untuk menghabiskan setidaknya satu atau dua jam untuk merasakan sepenuhnya pengalaman di Sacred Grove.

Tentang

Sacred Grove adalah area berhutan yang terletak di dekat Palmyra, New York, tempat Joseph Smith Jr., pendiri gerakan Orang Suci Zaman Akhir, menyatakan bahwa ia mengalami Penglihatan Pertama pada musim semi tahun 1820. Peristiwa ini dianggap sebagai momen mendasar dalam sejarah Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, yang menandai dimulainya Pemulihan injil.

Bagi para anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Sacred Grove memiliki arti penting yang unik sebagai tempat di mana Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus, menampakkan diri kepada Joseph Smith sebagai tanggapan atas doanya untuk memohon bimbingan. Teofani ini dipahami telah memulai pemulihan Gereja Kristus di atas bumi.

Sacred Grove terletak di tempat yang dulunya merupakan pertanian keluarga Smith, di dekat kota Palmyra dan Manchester, New York. Ketika keluarga Smith pindah ke properti seluas 100 hektar tersebut pada tahun 1818, sebagian besar tanahnya berupa hutan. Pada tahun 1820, keluarga tersebut telah membuka sekitar 30 hektar untuk pertanian, menyisakan hutan yang cukup luas di sisi timur dan barat properti tersebut. Lokasi pasti dari Penglihatan Pertama di dalam hutan kecil tersebut tidak diketahui secara pasti. Saat ini, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah yang terbuka untuk umum.

Agama
Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Status
Beroperasi
Penglihatan Pertama
Musim Semi 1820
Lokasi
Palmyra, New York
Dipelihara Oleh
Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir
1820
Penglihatan Pertama
100 acres
Pertanian Keluarga Smith

Pertanyaan Umum

Apa signifikansi dari Sacred Grove?

Sacred Grove dianggap sebagai lokasi di mana Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertamanya pada tahun 1820, sebuah peristiwa landasan dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Ini dipandang sebagai awal dari Pemulihan injil.

Di mana lokasi Sacred Grove?

Sacred Grove terletak di dekat Palmyra, New York, di tempat yang dulunya merupakan pertanian keluarga Smith. Alamatnya adalah 843 Stafford Road, Palmyra, New York 14522, AS.

Siapa yang memelihara Sacred Grove?

The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah, terbuka untuk umum.

Apa yang bisa dilakukan pengunjung di Sacred Grove?

Pengunjung dapat berjalan di jalur yang tenang melalui hutan berpepohonan, merenungkan signifikansi Penglihatan Pertama, mengunjungi Pusat Sambutan, dan mengunjungi replika rumah-rumah keluarga Smith. Bangku-bangku tersedia untuk perenungan yang tenang.

Apakah Sacred Grove dapat diakses oleh penyandang disabilitas?

Ya, peningkatan telah dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road yang tersedia di Pusat Sambutan.

Apakah ada pohon tertentu yang dianggap istimewa?

Ya, hanya beberapa pohon yang diyakini telah ada pada tahun 1820. Pohon-pohon ini disebut sebagai ‘Pohon Saksi’.

Garis Waktu

1818

Keluarga Smith Pindah ke Palmyra

Keluarga Smith pindah ke pertanian seluas 100 ekar dekat Palmyra, New York, yang sebagian besar berupa hutan.

Tonggak
Spring 1820

Penglihatan Pertama Joseph Smith

Joseph Smith Jr. melaporkan Penglihatan Pertamanya di Sacred Grove, di mana dia melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus.

Tonggak
1820s

Pembersihan Lahan

Keluarga Smith membersihkan sekitar 30 ekar properti untuk bertani, sambil melestarikan hutan di sekitarnya.

Peristiwa
Early 1900s

Munculnya Istilah ‘Sacred Grove’

Istilah ‘Sacred Grove’ mulai umum digunakan untuk merujuk pada area berhutan di pertanian Smith.

Peristiwa
1905

Kunjungan George Albert Smith

Rasul George Albert Smith mengunjungi Sacred Grove dan mencatat pengalamannya, meningkatkan keunggulan situs tersebut.

Peristiwa
1920

Perayaan Seratus Tahun

Gereja memperingati seratus tahun Penglihatan Pertama, yang semakin menekankan signifikansi Sacred Grove.

Peristiwa
1930s

Akuisisi oleh Gereja

The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai memperoleh tanah di area tersebut, termasuk bagian dari Sacred Grove.

Tonggak
1940s

Upaya Memperindah

Gereja melakukan upaya untuk memperindah dan melestarikan Sacred Grove, menanam pohon dan membuat jalan setapak.

Renovasi
1960s

Pembangunan Pusat Pengunjung

Sebuah pusat pengunjung dibangun di dekat Sacred Grove untuk menampung jumlah pengunjung yang terus bertambah.

Renovasi
1990s

Restorasi Pertanian Keluarga Smith

Gereja melakukan proyek restorasi besar-besaran di Pertanian Keluarga Smith, termasuk replika rumah kayu dan rumah rangka.

Renovasi
2000

Dedikasi Pusat Sambutan Baru

Sebuah pusat sambutan baru didedikasikan, menyediakan fasilitas yang ditingkatkan bagi pengunjung ke Sacred Grove dan Pertanian Keluarga Smith.

Persembahan
2015

Aksesibilitas yang Ditingkatkan

Peningkatan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road.

Renovasi
Present

Pelestarian Berkelanjutan

The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints terus memelihara dan melestarikan Sacred Grove sebagai situs bersejarah, terbuka untuk umum.

Peristiwa
May 5, 1907

Kunjungan Joseph F. Smith

Presiden Joseph F. Smith mengunjungi Sacred Grove dan mempersembahkan doa yang mendedikasikan situs tersebut.

Peristiwa
1999–2000

Penataan Lanskap yang Luas

Penataan lanskap dan pekerjaan jalur yang luas dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.

Renovasi

Sejarah per Dekade

Tahun 1810-an

Keluarga Smith, yang dipimpin oleh Joseph Smith Sr. dan Lucy Mack Smith, bermigrasi ke New York bagian barat untuk mencari peluang ekonomi dan tempat tinggal bagi keluarga mereka yang terus berkembang. Mereka awalnya tinggal di Palmyra sebelum pindah ke sebuah pertanian di Manchester yang berdekatan. Dekade ini menandai masa transisi dan kesulitan bagi keluarga tersebut saat mereka menghadapi tantangan finansial dan berusaha memantapkan diri di komunitas baru. Daerah tersebut dikenal dengan semangat keagamaannya, dengan berbagai denominasi yang bersaing untuk mendapatkan penganut baru selama Kebangkitan Besar Kedua.

Tahun 1820-an

“Saya melihat dua Orang, yang terang dan kemuliaan-Nya tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata, berdiri di atas saya di udara.”

Joseph Smith

Pada musim semi tahun 1820, Joseph Smith Jr., yang saat itu masih muda, mencari bimbingan ilahi di sebuah pepohonan dekat rumahnya. Merasa terganggu oleh pertikaian keagamaan pada masa itu, dia berdoa untuk mengetahui gereja mana yang harus dia ikuti. Menurut penuturannya, dia menerima penglihatan tentang Allah Bapa dan Yesus Kristus, yang menginstruksikannya untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada. Peristiwa ini, yang dikenal sebagai Penglihatan Pertama, dianggap sebagai momen landasan dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Keluarga Smith terus menggarap pertanian mereka, menghadapi keberhasilan maupun kegagalan.

Tahun 1830-an

Setelah pengorganisasian The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints pada tahun 1830, Joseph Smith dan para pengikutnya menghadapi tentangan dan penganiayaan yang meningkat di New York. Akibatnya, mereka mengambil keputusan untuk pindah ke Ohio, mendirikan pusat baru Gereja di Kirtland. Pertanian keluarga Smith di Manchester ditinggalkan saat mereka memulai babak baru dalam perjalanan keagamaan mereka. Namun, Sacred Grove tetap menjadi landmark penting dalam sejarah awal Gereja.

Tahun 1840-an–1890-an

Selama periode ini, Sacred Grove secara bertahap memudar dari keunggulannya karena para Orang Suci Zaman Akhir berfokus pada pembangunan komunitas di Ohio, Missouri, dan akhirnya Utah. Hutan tersebut tetap berada dalam kepemilikan pribadi, dan signifikansinya terutama diingat melalui catatan sejarah dan ingatan pribadi. Namun, ingatan tentang Penglihatan Pertama dan hubungan hutan tersebut dengan pengalaman spiritual awal Joseph Smith terus bergema di dalam Gereja.

Tahun 1900-an–1940-an

Pada awal abad ke-20, The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai memperoleh tanah di sekitar pertanian keluarga Smith, termasuk bagian dari Sacred Grove. Ini menandai minat baru dalam melestarikan situs-situs bersejarah yang terkait dengan asal-usul Gereja. Upaya dilakukan untuk memperindah dan memelihara hutan tersebut, mengubahnya menjadi tempat ziarah dan refleksi.

Tahun 1950-an–Sekarang

Sacred Grove telah menjadi daya tarik utama bagi para anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints dan orang lain yang tertarik dengan sejarah Pemulihan. Gereja telah membangun pusat pengunjung di dekat hutan tersebut, menyediakan informasi dan sumber daya bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang Penglihatan Pertama Joseph Smith. Hutan itu sendiri telah dilestarikan dengan cermat, dengan jalan setapak dan bangku-bangku yang mengundang pengunjung untuk merenungkan signifikansi ruang suci ini. Sacred Grove berdiri sebagai kesaksian akan kekuatan iman yang abadi dan pentingnya melestarikan landmark bersejarah.

Arsitektur dan Fasilitas

Alih-alih struktur buatan manusia, Sacred Grove adalah lanskap Hutan Alami, berupa area seluas sepuluh hektar yang terdiri dari hutan kayu keras campuran yang menampilkan pohon mapel gula dewasa, pohon beech Amerika, dan pohon ek merah, yang dilestarikan dalam keadaan aslinya sebagai lanskap kontemplatif dan bersejarah yang signifikan.

Bahan Bangunan

Pohon Asli

Sacred Grove sebagian besar terdiri dari pohon-pohon asli, termasuk mapel, ek, dan beech, yang menciptakan lingkungan yang alami dan tenang. Pohon-pohon ini memberikan keteduhan, perlindungan, dan rasa terhubung dengan bumi.

Jalan Setapak Tanah

Jalan setapak di seluruh hutan terbuat dari tanah alami, memberikan pengalaman yang pedesaan dan autentik bagi para pengunjung. Jalan setapak ini berkelok-kelok di antara pepohonan, mengundang kontemplasi dan perenungan yang sunyi.

Fitur Interior

Ruang Terbuka

Sacred Grove menampilkan ruang terbuka dan tempat terbuka yang memungkinkan cahaya alami menyaring melalui pepohonan. Ruang-ruang ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berkumpul, bermeditasi, dan terhubung dengan lingkungan sekitar.

Bangku yang Tenang

Tersebar di seluruh hutan adalah bangku-bangku kayu sederhana, mengundang pengunjung untuk berhenti sejenak, duduk, dan merenungkan perjalanan spiritual mereka. Bangku-bangku ini menyediakan ruang untuk kontemplasi sunyi dan hubungan yang lebih mendalam dengan yang ilahi.

Area Kuil

Sacred Grove dicirikan oleh latar hutan alamnya, dengan berbagai macam pohon, tanaman, dan satwa liar. Area ini dipelihara dengan cermat untuk melestarikan keindahan dan ketenangan hutan. Jalur pejalan kaki berkelok-kelok di antara pepohonan, mengundang pengunjung untuk menjelajah dan terhubung dengan alam.

Makna Keagamaan

Sacred Grove memiliki signifikansi keagamaan yang mendalam bagi para anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir sebagai tempat di mana Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertama. Peristiwa ini dianggap sebagai awal dari Pemulihan injil Yesus Kristus ke bumi.

Tujuan dari Sacred Grove adalah untuk menyediakan tempat bagi refleksi spiritual, doa, dan hubungan dengan yang ilahi. Tempat ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya mencari kebenaran dan bimbingan dari Allah.

Upacara Suci

Doa

Doa adalah praktik utama dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, dan Sacred Grove dianggap sebagai tempat yang sangat sakral untuk memanjatkan doa kepada Allah. Pengunjung sering datang ke hutan ini untuk berdoa memohon bimbingan, penghiburan, dan inspirasi.

Refleksi

Sacred Grove menyediakan lingkungan yang damai dan tenang untuk merenungkan hal-hal spiritual. Pengunjung sering datang ke hutan ini untuk merenungkan ajaran-ajaran Yesus Kristus, sejarah Pemulihan, dan hubungan pribadi mereka sendiri dengan Allah.

Penglihatan Pertama

Penglihatan Pertama adalah peristiwa mendasar yang memberikan signifikansi keagamaan bagi Sacred Grove. Ini adalah peristiwa di mana Joseph Smith Jr. melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus serta menerima petunjuk untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada saat itu. Penglihatan ini menandai dimulainya pelayanan kenabian Joseph Smith dan pemulihan injil Yesus Kristus ke bumi.

Kuil Serupa

Sumber dan Penelitian

Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.

Tier A
Resmi Sumber utama dari lembaga resmi
Tier B
Akademis Sumber peer-review atau ensiklopedis
Tier C
Sekunder Artikel berita, situs wisata, atau referensi umum
Tier D
Komersial Operator tur, agen pemesanan, atau konten promosi
Lihat Semua Sumber (2)