Informasi Pengunjung
Mengunjungi Sacred Grove
Sacred Grove menawarkan pengalaman yang tenang dan reflektif bagi pengunjung. Jalan setapak tanah yang saling berhubungan berkelok-kelok melalui hutan yang damai, mengundang perenungan yang tenang dan hubungan dengan alam. Bangku-bangku ditempatkan di seluruh hutan, memberikan kesempatan untuk beristirahat dan bermeditasi. Suasananya adalah suasana hormat dan tenang, memungkinkan pengunjung untuk merenungkan makna Penglihatan Pertama.
Sorotan
- Berjalan di jalan setapak yang tenang melalui hutan berhutan.
- Merenungkan makna Penglihatan Pertama.
- Mengunjungi Pusat Selamat Datang dan replika rumah Smith.
Hal yang Perlu Diketahui
- Jalan setapak berupa tanah dan mungkin tidak rata di beberapa tempat.
- Kursi roda off-road tersedia di Pusat Selamat Datang.
- Hutan buka sepanjang tahun, tetapi kondisinya dapat bervariasi sesuai musim.
Tips Kunjungan
Kenakan sepatu yang nyaman
Jalan setapak berupa tanah dan mungkin tidak rata, jadi sepatu yang nyaman disarankan.
Bawa air
Terutama selama bulan-bulan yang lebih hangat, ada baiknya membawa air agar tetap terhidrasi.
Berikan waktu yang cukup
Rencanakan untuk menghabiskan setidaknya satu atau dua jam untuk sepenuhnya mengalami Sacred Grove.
Tentang
Sacred Grove adalah area berhutan yang terletak di dekat Palmyra, New York, tempat Joseph Smith Jr., pendiri gerakan Orang Suci Zaman Akhir, menyatakan bahwa dia mengalami Penglihatan Pertama-nya pada musim semi tahun 1820. Peristiwa ini dianggap sebagai momen mendasar dalam sejarah Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, menandai dimulainya Pemulihan Injil.
Bagi anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Sacred Grove memiliki kepentingan unik sebagai tempat di mana Allah Bapa dan Putra-Nya, Yesus Kristus, menampakkan diri kepada Joseph Smith sebagai jawaban atas doanya untuk bimbingan. Teofani ini dipahami telah memulai pemulihan Gereja Kristus di bumi.
Sacred Grove terletak di lahan yang dulunya merupakan pertanian keluarga Smith, dekat kota Palmyra dan Manchester, New York. Ketika keluarga Smith pindah ke properti seluas 100 acre pada tahun 1818, sebagian besar lahan tersebut berhutan. Pada tahun 1820, keluarga tersebut telah membuka sekitar 30 acre untuk pertanian, meninggalkan hutan yang signifikan di sisi timur dan barat properti. Lokasi pasti Penglihatan Pertama di dalam hutan tidak diketahui secara pasti. Saat ini, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah, yang terbuka untuk umum.
Galeri
Elemen Simbolis
Eksterior kuil menampilkan ukiran rumit, masing-masing kaya akan makna spiritual:
Pohon Saksi
Ini adalah beberapa pohon yang diyakini ada di Sacred Grove selama Penglihatan Pertama Joseph Smith pada tahun 1820. Mereka berfungsi sebagai saksi bisu untuk peristiwa penting ini, menghubungkan pengunjung modern dengan sejarah sakral hutan itu. Kehadiran mereka membangkitkan rasa kesinambungan dan penghormatan terhadap masa lalu.
Jalur Tenang
Jalan tanah berliku yang berkelok-kelok melalui Sacred Grove mengundang pengunjung untuk memperlambat, merenungkan, dan terhubung dengan alam. Jalur-jalur ini melambangkan perjalanan iman dan pencarian pemahaman spiritual. Berjalan di jalur ini memungkinkan perenungan pribadi dan apresiasi yang lebih dalam terhadap suasana damai hutan itu.
Sinar Matahari Melalui Pepohonan
Sinar matahari yang menyaring melalui kanopi pepohonan di Sacred Grove mewakili cahaya dan bimbingan ilahi. Penerangan alami ini menciptakan rasa harapan dan inspirasi, mengingatkan pengunjung akan kehadiran Tuhan dalam hidup mereka. Cahaya berbintik-bintik melambangkan kejelasan dan pemahaman yang dapat ditemukan melalui doa dan perenungan.
Lantai Hutan
Lantai hutan, yang ditutupi dedaunan dan elemen alami, melambangkan aspek-aspek iman yang mendasar dan memelihara. Itu mewakili hubungan dengan bumi dan pentingnya kerendahan hati dan kesederhanaan. Siklus alami pertumbuhan dan pembusukan mengingatkan pengunjung akan sifat kekal kehidupan dan proses pengembangan spiritual yang berkelanjutan.
Bangku untuk Refleksi
Tersebar di seluruh Sacred Grove adalah bangku kayu sederhana, mengundang pengunjung untuk berhenti, duduk, dan merenungkan perjalanan spiritual mereka. Bangku-bangku ini melambangkan pentingnya meluangkan waktu untuk introspeksi dan doa. Mereka menyediakan ruang untuk perenungan yang tenang dan hubungan yang lebih dalam dengan ilahi.
Kanopi
Kanopi pepohonan yang melengkung di Sacred Grove menciptakan rasa penutupan dan perlindungan. Itu melambangkan kehadiran Tuhan yang melindungi dan keamanan yang ditemukan dalam iman. Kanopi juga mewakili saling keterhubungan segala sesuatu, mengingatkan pengunjung akan pentingnya komunitas dan dukungan dalam kehidupan spiritual mereka.
Keheningan
Keheningan Sacred Grove menawarkan istirahat dari kebisingan dan gangguan dunia. Keheningan ini melambangkan kedamaian dan kejelasan yang dapat ditemukan melalui meditasi dan doa. Itu memungkinkan pengunjung untuk mendengarkan suara Roh yang tenang dan kecil dan untuk menerima wahyu pribadi.
Pohon Maple
Pohon maple digunakan oleh keluarga Smith untuk memanen sirup maple. Pohon maple mewakili kerja keras dan akal keluarga Smith. Mereka juga melambangkan manisnya Injil dan berkat yang datang dari mengikuti perintah Tuhan.
Fakta Menarik
Sacred Grove dianggap sebagai lokasi Penglihatan Pertama, sebuah peristiwa dasar dalam gerakan Latter Day Saint.
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah.
Hutan ini terdiri dari serangkaian jalan setapak tanah yang saling berhubungan untuk dilalui pengunjung.
Hanya beberapa pohon yang diyakini ada pada tahun 1820. Pohon-pohon ini disebut sebagai 'Pohon Saksi'.
Sacred Grove adalah bagian dari Pertanian Keluarga Smith, yang mencakup pusat selamat datang dan replika rumah.
Pengunjung dapat menjelajahi hutan sendiri dan menghabiskan waktu selama yang mereka inginkan di area tersebut.
Keluarga Smith menggunakan pohon-pohon di hutan untuk memanen sirup maple.
Sacred Grove dipandang sebagai situs sakral oleh para Latter-day Saint.
Situs ini terbuka untuk umum sepanjang tahun.
Misionaris tersedia untuk memberikan tur dan menjawab pertanyaan.
Pertanyaan Umum
Apa signifikansi dari Sacred Grove?
Sacred Grove dianggap sebagai lokasi tempat Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertamanya pada tahun 1820, sebuah peristiwa dasar dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Itu dipandang sebagai awal dari Pemulihan Injil.
Di mana Sacred Grove berada?
Sacred Grove terletak di dekat Palmyra, New York, di tempat yang dulunya adalah pertanian keluarga Smith. Alamatnya adalah 843 Stafford Road, Palmyra, New York 14522, USA.
Siapa yang memelihara Sacred Grove?
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints memiliki dan memelihara Sacred Grove sebagai situs bersejarah, yang terbuka untuk umum.
Apa yang dapat dilakukan pengunjung di Sacred Grove?
Pengunjung dapat berjalan-jalan di jalan setapak yang tenang melalui hutan berhutan, merenungkan signifikansi Penglihatan Pertama, mengunjungi Pusat Selamat Datang, dan mengunjungi replika rumah Smith. Bangku tersedia untuk perenungan yang tenang.
Apakah Sacred Grove dapat diakses oleh orang-orang dengan disabilitas?
Ya, peningkatan telah dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road yang tersedia di Pusat Selamat Datang.
Apakah ada pohon tertentu yang dianggap istimewa?
Ya, hanya beberapa pohon yang diyakini ada pada tahun 1820. Pohon-pohon ini disebut sebagai 'Pohon Saksi'.
Cerita Pilihan
Penglihatan Pertama Joseph Smith
Spring 1820
Pada musim semi tahun 1820, seorang pemuda Joseph Smith mencari bimbingan ilahi di sebuah hutan pohon dekat rumahnya di Palmyra, New York. Terganggu oleh semangat keagamaan pada saat itu dan tidak yakin gereja mana yang harus diikuti, dia beralih ke Alkitab untuk mencari jawaban. Terinspirasi oleh Yakobus 1:5, 'Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,' Joseph memberanikan diri ke hutan untuk berdoa.
Saat dia berlutut dalam doa, Joseph dikuasai oleh kekuatan dahsyat yang tampaknya mengikat lidahnya. Di tengah perjuangan ini, dia melihat pilar cahaya di atas kepalanya, lebih terang dari matahari. Saat cahaya itu turun, dia melihat dua sosok berdiri di atasnya di udara, salah satunya berbicara, menunjuk ke yang lain dan berkata, 'Inilah Putra-Ku yang Kukasihi. Dengarkanlah Dia!'
Manifestasi ilahi ini, yang dikenal sebagai Penglihatan Pertama, adalah peristiwa dasar dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Itu menandai awal dari pelayanan kenabian Joseph Smith dan pemulihan Injil Yesus Kristus ke bumi. Sacred Grove berdiri sebagai bukti momen penting ini, mengundang pengunjung untuk merenungkan kekuatan doa dan realitas wahyu ilahi.
Sumber: Joseph Smith—Sejarah 1:5-20
Hubungan Keluarga Smith dengan Tanah
1818–1830
Kepindahan keluarga Smith ke Palmyra, New York, pada tahun 1818 menandai babak baru dalam kehidupan mereka. Mereka menetap di pertanian seluas 100 hektar, yang sebagian besar tertutup hutan. Keluarga itu bekerja dengan rajin untuk membersihkan tanah, membangun rumah, dan mengolah tanaman. Sacred Grove merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka, menyediakan sumber daya untuk penghidupan dan tempat untuk perenungan yang tenang.
Keluarga Smith menggunakan pohon-pohon di hutan untuk berbagai keperluan, termasuk memanen sirup maple dan kayu bakar. Mereka juga menemukan penghiburan dan inspirasi dalam keindahan lingkungan alam. Hutan itu menjadi tempat perlindungan bagi keluarga, tempat mereka dapat melarikan diri dari tantangan kehidupan perintis dan terhubung dengan ilahi.
Hubungan mendalam keluarga Smith dengan tanah terbukti dalam upaya mereka untuk melestarikan Sacred Grove. Terlepas dari kebutuhan untuk membersihkan lahan untuk pertanian, mereka dengan hati-hati memelihara area berhutan, menyadari signifikansi spiritualnya yang unik. Penatalayanan mereka atas hutan itu mencerminkan penghormatan mereka terhadap alam dan keyakinan mereka akan pentingnya melestarikan ruang-ruang sakral.
Sumber: Lucy Mack Smith, Sketsa Biografi Joseph Smith sang Nabi
Sacred Grove sebagai Tempat Ziarah
Present Day
Saat ini, Sacred Grove adalah tempat ziarah bagi anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints dan orang lain yang mencari inspirasi spiritual. Pengunjung dari seluruh dunia datang untuk berjalan-jalan di jalan setapak yang tenang, merenungkan Penglihatan Pertama, dan terhubung dengan sejarah sakral situs tersebut. Hutan itu menawarkan istirahat dari kebisingan dan gangguan kehidupan modern, mengundang perenungan yang tenang dan wahyu pribadi.
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints telah dengan hati-hati melestarikan Sacred Grove, memastikan bahwa itu tetap menjadi tempat kedamaian dan penghormatan. Jalan setapak terpelihara dengan baik, dan bangku disediakan bagi pengunjung untuk beristirahat dan merenung. Misionaris tersedia untuk menjawab pertanyaan dan berbagi sejarah situs tersebut.
Sacred Grove berdiri sebagai bukti kekuatan iman yang abadi dan pentingnya melestarikan ruang-ruang sakral. Itu adalah tempat di mana pengunjung dapat terhubung dengan ilahi, menemukan penghiburan di alam, dan mendapatkan apresiasi yang lebih dalam untuk sejarah Pemulihan. Hutan itu terus menginspirasi dan membangkitkan semangat mereka yang mencari bimbingan dan pemahaman spiritual.
Sumber: Pengalaman pribadi pengunjung ke Sacred Grove
Garis Waktu
Keluarga Smith Pindah ke Palmyra
Keluarga Smith pindah ke pertanian seluas 100 hektar dekat Palmyra, New York, yang sebagian besar berhutan.
TonggakPenglihatan Pertama Joseph Smith
Joseph Smith Jr. melaporkan Penglihatan Pertamanya di Sacred Grove, tempat dia melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus.
TonggakPembukaan Lahan
Keluarga Smith membuka sekitar 30 hektar lahan untuk pertanian, sambil melestarikan hutan di sekitarnya.
PeristiwaKemunculan Istilah 'Sacred Grove'
Istilah 'Sacred Grove' mulai umum digunakan untuk merujuk pada area berhutan di pertanian Smith.
PeristiwaKunjungan George Albert Smith
Rasul George Albert Smith mengunjungi Sacred Grove dan mencatat pengalamannya, meningkatkan ketenaran situs tersebut.
PeristiwaPerayaan Seratus Tahun
Gereja memperingati seratus tahun Penglihatan Pertama, yang semakin menekankan pentingnya Sacred Grove.
PeristiwaAkuisisi Gereja
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai mengakuisisi tanah di daerah tersebut, termasuk sebagian dari Sacred Grove.
TonggakUpaya Mempercantik
Gereja melakukan upaya untuk mempercantik dan melestarikan Sacred Grove, menanam pohon dan membuat jalan setapak.
RenovasiPembangunan Pusat Pengunjung
Sebuah pusat pengunjung dibangun di dekat Sacred Grove untuk mengakomodasi semakin banyaknya pengunjung.
RenovasiRestorasi Pertanian Keluarga Smith
Gereja melakukan proyek restorasi besar-besaran terhadap Pertanian Keluarga Smith, termasuk replika rumah kayu dan rumah berbingkai.
RenovasiPentahbisan Pusat Selamat Datang Baru
Sebuah pusat selamat datang baru ditahbiskan, menyediakan fasilitas yang ditingkatkan bagi pengunjung Sacred Grove dan Pertanian Keluarga Smith.
PersembahanPeningkatan Aksesibilitas
Peningkatan dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengunjung penyandang disabilitas, termasuk jalur yang ditingkatkan dan kursi roda off-road.
RenovasiPelestarian Berkelanjutan
The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints terus memelihara dan melestarikan Sacred Grove sebagai situs bersejarah, yang terbuka untuk umum.
PeristiwaKunjungan Joseph F. Smith
Presiden Joseph F. Smith mengunjungi Sacred Grove dan menyampaikan doa mendedikasikan situs tersebut.
PeristiwaLansekap Ekstensif
Lansekap dan pekerjaan jalur ekstensif dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung.
RenovasiSejarah per Dekade
1810-an
Keluarga Smith, yang dipimpin oleh Joseph Smith Sr. dan Lucy Mack Smith, bermigrasi ke New York bagian barat untuk mencari peluang ekonomi dan tempat untuk memukimkan keluarga mereka yang berkembang. Mereka awalnya tinggal di Palmyra sebelum pindah ke pertanian di dekat Manchester. Dekade ini menandai periode transisi dan kesulitan bagi keluarga karena mereka menghadapi tantangan keuangan dan berusaha untuk membangun diri di komunitas baru. Daerah itu dikenal karena semangat keagamaannya, dengan berbagai denominasi bersaing untuk mendapatkan orang yang bertobat selama Kebangunan Rohani Besar Kedua.
1820-an
Saya melihat dua Sosok, yang kecerahan dan kemuliaan-Nya melampaui segala uraian, berdiri di atas saya di udara.
Pada musim semi tahun 1820, Joseph Smith Jr., yang saat itu seorang pemuda, mencari bimbingan ilahi di sebuah hutan pohon dekat rumahnya. Terganggu oleh perselisihan agama pada saat itu, dia berdoa untuk mengetahui gereja mana yang harus diikuti. Menurut catatannya, dia menerima penglihatan tentang Allah Bapa dan Yesus Kristus, yang menginstruksikannya untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada. Peristiwa ini, yang dikenal sebagai Penglihatan Pertama, dianggap sebagai momen dasar dalam sejarah The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints. Keluarga Smith terus mengerjakan pertanian mereka, menghadapi keberhasilan dan kemunduran.
1830-an
Setelah organisasi The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints pada tahun 1830, Joseph Smith dan para pengikutnya menghadapi peningkatan oposisi dan penganiayaan di New York. Akibatnya, mereka membuat keputusan untuk pindah ke Ohio, mendirikan pusat Gereja yang baru di Kirtland. Pertanian keluarga Smith di Manchester ditinggalkan saat mereka memulai babak baru dalam perjalanan keagamaan mereka. Sacred Grove, bagaimanapun, tetap menjadi landmark penting dalam sejarah awal Gereja.
1840-an–1890-an
Selama periode ini, Sacred Grove secara bertahap memudar dari ketenaran karena para Latter-day Saint fokus untuk membangun komunitas di Ohio, Missouri, dan akhirnya Utah. Hutan itu tetap menjadi milik pribadi, dan signifikansinya terutama diingat melalui catatan sejarah dan ingatan pribadi. Namun, ingatan tentang Penglihatan Pertama dan hubungan hutan itu dengan pengalaman spiritual awal Joseph Smith terus bergema di dalam Gereja.
1900-an–1940-an
Pada awal abad ke-20, The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mulai mengakuisisi tanah di sekitar pertanian keluarga Smith, termasuk sebagian dari Sacred Grove. Ini menandai minat baru dalam melestarikan situs-situs bersejarah yang terkait dengan asal-usul Gereja. Upaya dilakukan untuk mempercantik dan memelihara hutan itu, mengubahnya menjadi tempat ziarah dan refleksi.
1950-an–Sekarang
Sacred Grove telah menjadi daya tarik utama bagi anggota The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints dan orang lain yang tertarik dengan sejarah Pemulihan. Gereja telah membangun pusat pengunjung di dekat hutan itu, menyediakan informasi dan sumber daya bagi mereka yang ingin belajar lebih banyak tentang Penglihatan Pertama Joseph Smith. Hutan itu sendiri telah dilestarikan dengan hati-hati, dengan jalan setapak dan bangku yang mengundang pengunjung untuk merenungkan signifikansi ruang sakral ini. Sacred Grove berdiri sebagai bukti kekuatan iman yang abadi dan pentingnya melestarikan landmark bersejarah.
Arsitektur dan Fasilitas
Pengaturan Hutan Alami daripada struktur buatan manusia, Sacred Grove adalah hutan campuran kayu keras seluas sepuluh acre yang menampilkan pohon maple gula dewasa, pohon beech Amerika, dan pohon ek merah, yang dilestarikan dalam keadaan alaminya sebagai lanskap kontemplatif dan signifikan secara historis.
Bahan Bangunan
Pohon Asli
Sacred Grove terutama terdiri dari pohon-pohon asli, termasuk maple, ek, dan beech, yang menciptakan lingkungan alami dan tenang. Pohon-pohon ini memberikan keteduhan, perlindungan, dan rasa terhubung dengan bumi.
Jalan Tanah
Jalan setapak di seluruh hutan terbuat dari tanah alami, memberikan pengalaman pedesaan dan otentik bagi pengunjung. Jalan setapak ini berkelok-kelok melalui pepohonan, mengundang perenungan dan refleksi yang tenang.
Fitur Interior
Ruang Terbuka
Sacred Grove menampilkan ruang terbuka dan lahan terbuka yang memungkinkan cahaya alami menyaring melalui pepohonan. Ruang-ruang ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berkumpul, bermeditasi, dan terhubung dengan lingkungan sekitar.
Bangku Tenang
Tersebar di seluruh hutan adalah bangku kayu sederhana, mengundang pengunjung untuk berhenti, duduk, dan merenungkan perjalanan spiritual mereka. Bangku-bangku ini menyediakan ruang untuk perenungan yang tenang dan hubungan yang lebih dalam dengan yang ilahi.
Area Kuil
Sacred Grove dicirikan oleh pengaturan hutan alaminya, dengan berbagai pohon, tanaman, dan satwa liar. Lahan dipelihara dengan hati-hati untuk melestarikan keindahan dan ketenangan hutan. Jalan setapak berkelok-kelok melalui pepohonan, mengundang pengunjung untuk menjelajahi dan terhubung dengan alam.
Makna Keagamaan
Sacred Grove memiliki makna religius yang mendalam bagi anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir sebagai situs tempat Joseph Smith Jr. mengalami Penglihatan Pertama-nya. Peristiwa ini dianggap sebagai awal dari Pemulihan Injil Yesus Kristus ke bumi.
Tujuan dari Sacred Grove adalah untuk menyediakan tempat untuk refleksi spiritual, doa, dan hubungan dengan yang ilahi. Ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya mencari kebenaran dan bimbingan dari Tuhan.
Upacara Suci
Doa
Doa adalah praktik utama dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, dan Sacred Grove dianggap sebagai tempat yang sangat sakral untuk mempersembahkan doa kepada Tuhan. Pengunjung sering datang ke hutan untuk berdoa memohon bimbingan, penghiburan, dan inspirasi.
Refleksi
Sacred Grove menyediakan lingkungan yang damai dan tenang untuk refleksi tentang hal-hal spiritual. Pengunjung sering datang ke hutan untuk merenungkan ajaran-ajaran Yesus Kristus, sejarah Pemulihan, dan hubungan pribadi mereka dengan Tuhan.
Penglihatan Pertama
Penglihatan Pertama adalah peristiwa mendasar yang memberikan makna religius kepada Sacred Grove. Ini adalah peristiwa di mana Joseph Smith Jr. melihat Allah Bapa dan Yesus Kristus dan menerima instruksi untuk tidak bergabung dengan gereja mana pun yang ada. Penglihatan ini menandai dimulainya pelayanan kenabian Joseph Smith dan pemulihan Injil Yesus Kristus ke bumi.
Kuil Serupa
Sumber dan Penelitian
Setiap fakta di Temples.org didukung oleh Sumber dan Penelitian yang terverifikasi. Setiap informasi diklasifikasikan berdasarkan tingkat sumber dan kepercayaan.
Lihat Semua Sumber (2)
| Bidang | Sumber | Tingkat | Diambil |
|---|---|---|---|
| Historical Timeline | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (opens in a new tab) | A | 2024-01-02 |
| Historical Context | The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (opens in a new tab) | A | 2024-01-02 |